Ramadan Diwarnai PSBB & Larangan Mudik, Grab Rilis 9 Fitur dan Layanan

Fitur baru Grab ini mendukung PSBB, larangan mudik, dan memesan makanan sebelum berbuka puasa ataupun sahur. Pandemi corona mengubah gaya hidup masyarakat.
Image title
23 April 2020, 17:49
Ramadan Diwarnai PSBB & Larangan Mudik, Grab Rilis 9 Fitur dan Layanan
KATADATA | Ajeng Dinar Ulfiana
Ilustrasi, mitra pengemudiGrab memarkirkan motornya di parkiran khusus Grab , Mall FX, Jakarta Selatan (22/11/2018).

Pandemi corona mengubah gaya hidup masyarakat, sehingga menciptakan tren baru. Menanggapi perubahan ini, Grab meluncurkan sembilan fitur dan layanan anyar untuk menyambut ramadan di tengah pandemi Covid-19.

Pertama, Menu Siap Masak di GrabFood yang memungkinkan mitra penjual (merchant) menjajakan produk makanan beku (frozen). Hal ini seiring aktivitas warga di luar rumah yang dibatasi, terutama di wilayah yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). 

Kedua, fitur pesanan terjadwal yang memungkinkan konsumen mengatur jadwal pemesanan makanan sejak dua jam sebelum berbuka puasa atau sahur. Bahkan, makanan bisa dipesan sejak dua hari sebelumnya.

"Fitur itu untuk mengurangi lama antrian dan persiapan di restoran. Waktu makanan diantar ke lokasi diharapkan makanan sudah siap," kata Head of Marketing GrabFood Grab Indonesia Hadi Surya saat video conference, Kamis (23/4).

(Baca: UMKM Bertahan, Pandemi Corona Ciptakan Tren Baru di Bisnis Kuliner)

Untuk menggunakan layanan tersebut, pengguna bisa mencari restoran dan memilih menu terlebih dulu. Setelah dimasukkan ke keranjang, waktu pengiriman bisa diatur. Lalu pilih pesanan terjadwal, baru kemudian konsumen mendapat notifikasi.

Ketiga, Grab meluncurkan Paket Pengiriman Ramadan yang masuk dalam program SiapAntarSilahturahmi di GrabExpress. Pengguna bisa memesan paket berlangganan untuk pengiriman barang. Bahkan, konsumen dapat mengirim barang ke luar kota dan pemesanan via WhatsApp.

“Misalnya, ada pengguna di rumah kirim masakan ke keluarga di luar kota. Dalam sebulan bisa berlangganan," kata Head of GrabExpress Grab Indonesia Tyas Widyastuti.

(Baca: Efek Corona, Tren Belanja Produk di E-commerce Berubah saat Ramadan)

Keempat, GrabAssistant yang memungkinkan pengguna meminta bantuan mitra pengantaran untuk menangani kebutuhan mendesak atau membeli beragam produk di toko-toko apapun. “Pembayaran dilakukan kepada mitra pengantaran setelah barang tiba di tujuan ujar dia.

Fitur tersebut akan diluncurkan pekan ini dan tersedia di 10 kota. Pengguna bisa memilih dua moda transportasi yakni motor dan mobil. Untuk motor, maksimal harga pembelian Rp 200 ribu, sementara mobil Rp 1 juta.

Kelima, Bukber Maya atau rangkaian acara interaktif secara langsung (live) yang mempertemukan pengguna dengan sejumlah publik figur. Keenam, Pasar Ramadan Online yang hadir secara virtual.

(Baca: Efek Corona, 4 Produk Ini Lebih Diminati Ketimbang Baju Jelang Ramadan)

Kategori itu akan menampilkan beragam menu yang umum dijajakan selama ramadan, mulai dari takjil hingga makanan berat. Pasar Ramadan Online ini akan berlangsung selama tiga minggu mulai dari 27 April hingga 17 Mei.

Ketujuh, Paket Beduk Ramadan GrabKitchen yang menawarkan paket bundling khusus bulan puasa. Kedelapan, Menu Rasa Mudik untuk mendukung pengguna yang tidak bisa mudik. Kategori khusus ini hadir di fitur GrabFood.

Terakhir, fitur berbagi THR di GrabKios. Namun, layanan ini baru bisa diakses mulai 5 Mei nanti di 200 kecamatan. Pengguna hanya perlu mencantumkan informasi alamat rumah dan rekening bank tujuan. Mitra GrabKios akan datang ke lokasi pengirim untuk mengambil uang tunai, lalu dikirimkan kepada keluarga.

(Baca: Selain Gojek, Kemensos Gaet Grab Salurkan 1,8 Juta Paket Sembako)

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait