BUMN dan Grab Sediakan 100 Skuter Gratis Bagi Tenaga Medis Wisma Atlet

Grab sediakan 100 skuter listrik bagi tenaga medis di Wisma Atlet, untuk memudahkan mobilisasi dalam menangani pasien terinfeksi virus corona.
Image title
27 April 2020, 21:47
BUMN dan Grab Sediakan 100 Skuter Gratis Bagi Tenaga Medis Wisma Atlet
Grab
Ketua Tim Gabungan Pengelolaan Wisma Atlet Sebagai RS Darurat Dendi T Danianto (kedua dari kiri) dan President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata (ketiga dari kiri) usai menandatangani nota kesepahaman di kantor Kementerian BUMN, Senin (27/4). Acara ini disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir (ketiga dari kanan).

Grab dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyediakan 100 unit skuter listrik GrabWheels untuk tenaga medis dan karyawan di area Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet. Layanan ini tersedia gratis.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, penanganan pandemi corona bukan hanya dengan uang ataupun barang, tetapi juga bisa menggunakan teknologi. Karena itu, kementeriannya bekerja sama dengan Grab untuk menyediakan GrabWheels bagi tenaga medis di Wisma Atlet.

“Kedepannya, ibu kota baru juga sangat technology-minded dan kami dapat belajar dengan solusi teknologi ini. Saya yakin di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), kasus Covid-19 ini bisa segera menurun sehingga kita dapat kembali beraktivitas dengan normal,” katanya dalam siaran pers, Senin (27/4).

(Baca: Kemenkes & Grab Sediakan 2.000 GrabCar & GrabBike Bagi Tenaga Medis)

President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata berharap, layanan GrabWheels gratis tersebut dapat membantu mobilitas tenaga medis saat menjalankan tugas menangani pasien terinfeksi virus corona. “Pekerjaan yang dilakukan di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet untuk Covid-19 sangat penting,” katanya.

Layanan skuter listrik itu akan ditempatkan di empat menara di kawasan Wisma Atlet. Di setiap titik akan ada station manager yang bertanggung jawab untuk memberikan informasi dan pemeliharaan skuter listrik, selama 24 jam dalam seminggu.

Sejak Maret lalu, Wisma Atlet Kemayoran dialihfungsikan menjadi Rumah Sakit Darurat untuk mengobati pasien terjangkit virus corona. Terdapat empat dari 10 menara apartemen yang dikonversi menjadi tempat perawatan, ruang gawat darurat, unit perawatan intensif, ruang pemulihan, dan rumah sementara bagi pekerja medis yang bertugas dan Satgas Covid-19.

"GrabWheels hadir sebagai solusi mobilitas ramah lingkungan dan tidak bersuara keras saat digunakan, sehingga cocok untuk dioperasikan di area rumah sakit yang membutuhkan ketenangan," ujar Ridzki.

(Baca: GrabWheels dapat Pendanaan Rp 411 Miliar dari Produsen Mobil Taiwan)

Semua skuter akan dibersihkan dengan disinfektan setiap dua jam. Selain itu, akan disediakan hand sanitizer di setiap titik. Untuk menggunakan layanan gratis ini, petugas medis dan Satgas Covid-19 dapat memilih eScooter di aplikasi Grab. 

Salah satu pengguna GrabWheels, Apoteker Penanggung Jawab Apotek RS Darurat Wisma Atlet Mayor Laut Dandung Ruskar mengatakan, skuter listrik membantunya untuk mengambil donasi di pos satu dan dua yang lokasinya cukup jauh dari tower tempatnya bekerja.

Selain itu, layanan itu membantu dirinya untuk mengambil obat-obat cito yang harus selalu ada di Wisma Atlet. Maka Ketika stoknya kosong, ia harus segera mengambilnya di RS Mitra Keluarga.

"Saya merasa terbantu dengan adanya GrabWheels untuk memperpendek waktu dan saya dapat menjalankan tugas saya dengan lebih cepat," ujar dia. (Baca: Skuter Listrik Dilarang di Jalan Raya, GrabWheels Tetap Ekspansi)

Reporter: Cindy Mutia Annur
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait