Bersaing Ketat, Shopee dan Tokopedia Rilis Fitur Baru Sambut Ramadan

Shopee dan Tokopedia sama-sama merilis fitur baru saat ramadan. Keduanya juga mengembangkan layanan pemesanan makanan di tengah pandemi corona.
Cindy Mutia Annur
30 April 2020, 04:00
Bersaing Ketat, Shopee dan Tokopedia Rilis Fitur Baru Sambut Ramadan
Google Play Store
Ilustrasi platform Shopee dan Tokopedia

Startup e-commerce Shopee dan Tokopedia sama-sama meluncurkan fitur baru ketika memasuki ramadan. Kedua perusahaan juga mengembangkan layanan khusus untuk pembelian makanan dan minuman, yang permintaannya meningkat akibat pandemi corona.

Shopee merilis laman khusus produk halal dan fitur penunjang ibadah, Shopee Barokah. Public Relations Lead Shopee Aditya Maulana Noverdi mengatakan, fitur anyar ini untuk mempermudah konsumen mencari aneka produk halal mulai dari takjil, busana muslim, kosmetik hingga peralatan ibadah yang telah terkurasi.

"Kami menjamin, pembayaran di Shopee Barokah bebas riba dan tanpa cicilan," ujar Aditya saat video conference, Rabu (29/4). Karena itu, konsumen tidak bisa membayar belanjaan dengan kartu kredit atau paylater.

(Baca: Masuk Ramadan, Tokopedia Luncurkan Tiga Layanan untuk Dorong Transaksi)

Advertisement

Perusahaan asal Singapura itu juga bekerja sama dengan lembaga penyalur zakat dan donasi seperti Baznas, Dompet Dhuafa, ACT, dan Rumah Zakat. Selain itu, Shopee menggandeng BenihBaik untuk memberikan donasi sembako bagi masyarakat yang tertimpa pandemi virus corona.

Pesaingnya, Tokopedia juga telah mengembangkan fitur pengingat jadwal salat, imsak, berbuka puasa, serta zakat dan donasi secara online. Salah satu unicorn Tanah Air ini juga meluncurkan tiga fitur baru memasuki ramadan.

Ketiganya yakni aplikasi Tokopedia Seller, fitur Tokopedia Play, dan Beli Langsung. AVP of Product Tokopedia Priscilla Anais mengatakan, ketiga fitur tersebut dikaji sejak tahun lalu. Sebelum merilis ketiganya, perusahaan menyurvei konsumen dan mitra penjual.

(Baca: Efek Corona, Tren Belanja Produk di E-commerce Berubah saat Ramadan)

"Ini berfokus kepada  pengalaman pelanggan (customer experience) dan menunjang produktivitas para mitra penjual kami," ujar Priscilla saat video conference, Senin (27/4).

Kedua perusahaan juga mengembangkan layanan pemesanan makanan di tengah ramadan dan pandemi Covid-19. Shopee merilis inisiatif Shopee Food, sementara Tokopedia digandeng Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta Kementerian Perindustrian untuk menjual produk kopi.

Shopee Food memuat beragam produk mulai dari makanan berat hingga jajanan dari berbagai restoran, serta Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Selain itu, tersedia bahan masakan seperti sayuran, daging, dan makanan beku.

Perusahaan mengurasi lebih dari 500 mitra penjual makanan dan minuman siap saji. (Baca: Saingi Gojek & Grab, Pesan Makanan Kini Bisa Lewat Shopee & Tokopedia)

Sedangkan di Tokopedia, ramai penjual kopi literan seperti Tuku, Maxx Coffee, Roempi Coffee, Kopitagram, Anomali Coffee, Titik Temu Coffee, dan lainnya. Makanan beku juga mulai banyak dibeli lewat e-commerce.

AVP of Product Tokopedia Priscilla Anais mengatakan, makanan merupakan salah satu kategori yang paling banyak dicari  selama pandemi corona. Karena itu, perusahaan meluncurkan kategori F&B terkurasi.

"Mulai dari makanan siap saji, makanan beku atau segar, hingga aneka groceries," ujar Priscilla  saat video conference, Senin (27/4). (Baca: Shopee dan Blibli Bidik Transaksi Naik Empat Kali Lipat selama Ramadan)

Reporter: Cindy Mutia Annur
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait