Bukalapak dan Shopee Ungkap Lonjakan Transaksi Selama Ramadan-Lebaran

Bukalapak dan Shopee mencatat transaksi melonjak dibanding ramadan 2019. Salah satu faktor pendorongnya, yakni penerapan PSBB akibat pandemi corona.
Image title
Oleh Cindy Mutia Annur
27 Mei 2020, 21:00
Bukalapak dan Shopee Ungkap Lonjakan Transaksi Selama Ramadan-Lebaran
ANTARA FOTO/APRILLIO AKBAR
Ilustrasi, karyawan menunjukkan fitur pembelian tiket Kereta Api (KA) Bandara pada aplikasi Bukalapak dengan menggunakan gawai saat perjalanan dari Stasiun BNI City menuju ke Stasiun Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Bukalapak dan Shopee mencatat, transaksi melonjak selama ramadan dan lebaran tahun ini, meski ada pandemi corona. Kategori yang paling diminati yakni pakaian dan makanan.

Salah satu unicorn Tanah Air, Bukalapak mencatatkan peningkatan transaksi sekitar 10% lebih secara tahunan (year on year/yoy). “Kenaikan transaksi hingga double digit dibandingkan ramadan tahun lalu," ujar Head of Corporate Communications Bukalapak Intan Wibisono kepada Katadata.co.id, Rabu (27/5).

Kategori produk yang paling diminati yakni fashion pria dan anak-anak, serta makanan seperti kurma, parsel, dan kue lebaran, serta bahan makanan. Perlengkapan ibadah juga diminati selama ramadan.

Sedangkan selama lebaran, produk kategori elektronik seperti ponsel, Hobi & Koleksi, serta kendaraan yang paling diminati. Intan mengatakan, perusahaan akan selalu memantau dan berkomunikasi dengan para mitra penjual untuk memastikan ketersediaan produk.

(Baca: Shopee dan Blibli Bidik Transaksi Naik Empat Kali Lipat selama Ramadan)

Shopee juga mencatatkan peningkatan transaksi selama ramadan dan lebaran. Khusus untuk kategori pakaian muslim, perlengkapan rumah, makanan dan minuman, serta kebutuhan ibu dan anak bahkan meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan hari biasa. 

"Barang-barang  itu meningkat selama ramadan tahun ini, karena ada PSBB dan anjuran untuk di rumah," ujar Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja saat konferensi pers secara virtual, beberapa waktu lalu (19/5). 

Perusahaan juga mencatat ada perubahan pola perilaku konsumen semenjak pandemi corona. Salah satunya, percakapan (chat) tembus 10 juta setiap hari di aplikasi Shopee. Jumlah kunjungan di platformnya juga naik dua kali lipat dibandingkan hari biasanya. 

(Baca: Tren Berubah Efek Corona, Transaksi Shopee Naik saat Diskon Ramadan)

Ia juga menyebut 40% transaksi di platform-nya menggunakan Shopee Pay. "Jadi cashless transaction itu juga semakin banyak saat ramadan dan PSBB ini," ujar dia.

Pada ramadan tahun lalu, Shopee mencatatkan pertumbuhan transaksi meningkat 300% secara tahunan. "Tentunya, tahun ini kami menargetkan lebih tinggi dibanding tahun lalu,” kata Handhika.

Peningkatan transaksi di platform Shopee dan Bukalapak juga tecermin pada databoks berikut:

(Baca: UMKM Beralih ke Penjualan Online untuk Bertahan dari Pandemi Corona)

Reporter: Cindy Mutia Annur

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait