Dapat Investasi, Startup Pencari Kerja Job2Go Target 200 Ribu Pengguna

Job2Go menargetkan bisa menggaet buruh dan lulusan perguruan tinggi (fresh graduate). Startup ini akan meluncurkan produk baru.
Cindy Mutia Annur
2 Juli 2020, 12:53
Dapat Investasi, Startup Pencari Kerja Job2Go Target 200 Ribu Pengguna
Google Play Store
Ilustrasi, tampilan platform Job2Go

Startup penyedia platform pencarian kerja, Job2Go memperoleh pendanaan pada bulan lalu. Perusahaan pun menargetkan bisa menggaet 200 ribu pengguna hingg akhir tahun ini.

Founder sekaligus CEO Job2Go Kurniawan Santoso optimistis target tersebut bisa tercapai. Apalagi ada banyak warga yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pandemi corona.

"Kami juga ingin memfasilitasi tersedianya 100 ribu lapangan kerja baru untuk pengguna,” kata Kurniawan kepada Katadata.co.id, Rabu (1/7). Utamanya, ia ingin menggaet buruh atau pekerja kerah biru (blue-grey collar workers), dan yang baru lulus perguruan tinggi (fresh graduates).

Perusahaan rintisan di bidang human resources technology (HR-tech) itu telah menggaet 30 ribu pengguna hingga kemarin (1/7). Yang menarik, 18 ribu di antaranya diperoleh dalam enam bulan sejak awal 2020, atau selama pandemi virus corona.

Advertisement

(Baca: Marak PHK Imbas Pandemi, Pakar IT Imbau Hati-hati Kirim Lamaran Kerja)

Startup yang berdiri pada awal 2019 itu pun berencana mengunakan tambahan modal untuk mengembangkan produk baru. Salah satunya, meluncurkan Job2Go Academy yang menghadirkan sejumlah materi terkait keterampilan bekerja.

Job2Go Academy berfokus memberikan nilai tambah bagi pengguna, agar bisa mempelajari ilmu dan keterampilan baru. Sebagaimana diketahui, pemerintah juga tengah menggencarkan program kartu prakerja untuk meningkatkan keahlian masyarakat.

Selain itu, perusahaan berencana menghadirkan layanan tambahan terkait finansial. Produk itu di antaranya dompet digital (e-wallet), pinjaman, investasi dan pengelolaan keuangan.

(Baca: Marak PHK, Pengguna Layanan Startup Penyedia Kerja Sampingan Melonjak)

Hanya, Kurniawan tidak memerinci progres pengembangan produk-produk baru itu. Ia juga tidak menjelaskan apakah perusahaan akan bekerja sama dengan korporasi lain untuk meluncurkan layanan baru.

Ia hanya menjelaskan bahwa Job2Go akan bekerja sama dengan perusahaan besar dan UMKM dalam menyediakan lapangan pekerjaan. Startup ini pun berencana menggelar acara akbar 'Virtual Job Fair' pada Agustus nanti, yang berfokus menjaring lulusan perguruan tinggi.

Job2Go mendapat tambahan modal dari jaringan angel investor The Business Angel Network of Southeast Asia (BANSEA), yang berkantor pusat di Singapura. Namun, Kurniawan enggan menyebutkan nilai pendanaan yang diterima.

(Baca: Kormo, Aplikasi Lowongan Kerja Milenial Besutan Google)

Reporter: Cindy Mutia Annur
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait