Cegah Hoaks, WhatsApp Luncurkan Fitur Cek Fakta Pesan Viral

Pengguna bisa mengecek fakta dari pesan viral yang diterima. Dengan begitu, bisa diketahui apakah konten itu hoaks, disinformasi, atau fakta.
Image title
Oleh Cindy Mutia Annur
5 Agustus 2020, 10:46
Cegah Hoaks, WhatsApp Luncurkan Fitur Cek Fakta Pesan Viral
Katadata
Ilustrasi WhatsApp

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Perusahaan asal Amerika Serikat (AS), WhatsApp meluncurkan fitur yang memungkinkan pengguna memeriksa keakurasian dari pesan viral. Namun, fitur bernama 'Search the Web' ini baru tersedia bagi pengguna di Brasil, Italia, Irlandia, Meksiko, Spanyol, Inggris dan AS.

Fitur itu bisa diakses melalui perangkat Android, iOS maupun WhatsApp Web. Untuk menggunakannya, pengguna hanya perlu mengeklik ikon kaca pembesar yang berada di sebelah pesan teks yang diteruskan (forwarded message).

"Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengunggah pesan melalui mesin pencarian (browser)," ujar WhatsApp dalam situs blog resminya, Selasa (4/8).

WhatsApp mencontohkan, konten bertajuk ‘minum air bawang putih segar akan menyembuhkan virus corona’ yang dikirim beberapa kali. Maka, ketika pesan itu diterima, akan muncul ikon kaca pembesar disampingnya.

Saat ikon itu diklik, maka pengguna akan dibawa ke browser yang menampilkan tiga situs web pemeriksa fakta. Dengan begitu, pengguna bisa mengetahui apakah konten itu hoaks, disinformasi atau fakta.

Dikutip dari GizmoChina, ikon berupa kaca pembesar itu akan muncul di sebelah pesan yang telah diteruskan ke lima orang atau lebih. Hal ini agar pengguna dapat segera memeriksa fakta dari konten viral itu.

Apalagi, ada banyak pesan viral terkait teori konspirasi di tengah pandemi corona. Konten-konten seperti ini dinilai berbahaya, karena menyesatkan masyarakat.

Sebelumnya, WhatsApp juga dikabarkan tengah mengembangkan beberapa fitur baru. Dikutip dari 9To5Google, platform pelacak fitur WABetaInfo mengatakan, fitur multi-perangkat atau 'Linked Devices' dari WhatsApp kemungkinan hadir segera.

Saat ini, pengguna WhatsApp hanya dapat menghubungkan dua perangkat, yakni ponsel dengan personal computer (PC), Mac, atau web lainnya untuk log in. Nantinya, pengguna dapat melakukan pertukaran atau switching perangkat.

Selain itu, WhatsApp akan memperbarui fitur pencarian di aplikasinya. Kabarnya, pengguna dapat melakukan 'pencarian berdasarkan tanggal' untuk menyaring percakapan dan obrolan grup.

Fitur itu bakal membuat pengguna lebih mudah menemukan pesan, dan gambar spesifik pada tanggal tertentu.

Kemudian, ada pula pembaruan fitur penggunaan penyimpanan alias 'Storage Usage'. Ini memungkinkan pengguna untuk melihat berapa banyak media yang disimpan di perangkatnya.

Melalui fitur itu, pengguna dapat menghapus seluruh obrolan kecuali yang telah ditandai alias 'starred'. Ini untuk memudahkan dalam menghapus pesan yang tidak dianggap penting.

 

Reporter: Cindy Mutia Annur

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait