Sederet Fitur Baru WhatsApp, Salah Satunya untuk Saingi Zoom dan Meet

WhatsApp mengembangkan beberapa fitur baru, salah satunya memungkinkan panggilan video dan suara melalui platform versi web. Ini akan memperketat persaingan dengan Zoom dan Google Meet.
Image title
21 Oktober 2020, 10:49
Sederet Fitur Baru WhatsApp, Salah Satunya untuk Saingi Zoom dan Meet
Katadata
Ilustrasi WhatsApp

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Perusahaan pengembang aplikasi percakapan, WhatsApp meluncurkan beberapa fitur tahun ini. Yang terbaru, anak usaha Facebook ini dikabarkan mengembangkan layanan panggilan suara dan video untuk versi situs website.

Dilansir dari WABetaInfo, perusahaan baru-baru ini merilis versi website baru yakni 2.2043.7. WhatsApp mempertimbangkan untuk menambahkan layanan panggilan suara dan video.

Rencananya, pengembangan itu rampung dalam beberapa pekan. "Namun, panggilan suara dan video di WhatsApp website tampaknya masih dalam tahap beta," demikian dikutip dari The Economic Times, kemarin (20/10).

Jika itu dikembangkan, WhatsApp web bisa menjadi alternatif bagi masyarakat untuk konferensi video melalui laptop atau komputer, selain Zoom dan Google Meet.

Dari cuplikan layar yang ditampilkan WABetaInfo dalam laporannya, pengguna akan bisa menerima panggilan saat menggunakan WhatsApp web. Pada jendela berbentuk notifikasi atau pop-up bakal muncul tampilan yang memungkinkan pengguna menerima panggilan suara atau video.

Saat ini, panggilan suara dan video baru tersedia di WhatsApp seluler. Pada platform versi ini, perusahaan mengembangkan fitur yang memungkinkan panggilan diikuti oleh lebih banyak peserta.

Pada Mei lalu, panggilan video di WhatsApp bisa menampung 50 orang. Layanan ini juga terintegrasi dengan Messenger Rooms.

Messenger Rooms merupakan layanan anyar yang diluncurkan Facebook pada April lalu. "Pengguna dapat melompat langsung dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya," demikian dikutip dari TechRadar, Mei (17/5) lalu.

Strategi tersebut memperketat persaingan di antara WhatsApp, Zoom, dan Meet. Google juga menambah jumlah peserta di aplikasi rapat online-nya, Meet.

Selain itu, WhatsApp berencana menambahkan lapisan keamanan platform versi website, dengan pemindai biometrik. "Seseorang harus membuka WhatsApp di smartphone mereka dan memindai sidik jari untuk memulai sesi web di komputer atau laptop," demikian dikutip dari The Economic Times.

Perusahaan juga memperbaiki gangguan (bug) yang menyebabkan emoji terhapus ketika pembaruan ke versi 2.20.200.10 beta di Android.

Untuk pembaruan versi seluler, WhatsApp dikabarkan mengembangkan fitur bungkam (mute) selamanya, yang menggantikan opsi ‘satu tahun’. Saat diaktifkan, pengguna tidak akan lagi mendapat pemberitahuan dari grup WhatsApp atau akun lain.

Fitur baru lainnya yakni akun Whatsapp akan dapat hadir di empat perangkat sekaligus. Layanan ini sudah memasuki tahap pengembangan akhir.

Perusahaan juga menyiapkan fitur untuk menjadwalkan pesan agar dapat hilang otomatis. Saat diaktifkan, konten akan dihapus dari akun pengirim dan penerima.

Lalu, menyiapkan fitur Storage Usage untuk memudahkan pengguna menghapus file kapasitas besar. Pengguna hanya perlu menyaring file berukuran jumbo, lalu WhatsApp akan menginformasikan besaran dokumen di setiap percakapan.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait