Perluas Ekosistem, DANA Siap Menyaingi GoPay dan OVO Tahun Depan

DANA menerapkan tiga strategi untuk bersaing pada tahun depan. Salah satunya, memperluas ekosistem.
Image title
Oleh Fahmi Ahmad Burhan
4 Desember 2020, 18:28
Tiga Strategi DANA Bersaing dengan GoPay hingga OVO pada 2021
Ajeng Dinar Ulfiana|KATADATA
Ilustrasi DANA di acara Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 di Jakarta Convention Center,  Jakarta (23/9/2019). 

Startup teknologi finansial (fintech) pembayaran, DANA akan berfokus memperluas ekosistem dengan memperbanyak kolaborasi pada tahun depan. Selain itu, memperkuat teknologi dan keamanan data pengguna.

CEO DANA Vincent Iswara menilai, kolaborasi dapat memperluas penggunaan layanan pembayaran digital. "Kami terbuka dengan pemain atau mitra penjual (merchant) digital di pasar untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya dalam acara DANA Market Overview dan Media Award 2020, Jumat (4/11).

Tahun ini, DANA menggandeng beberapa platform digital, salah satunya Blibli. Facebook dan Bain and Company memperkirakan nilai transaksi bruto atau gross merchandise value (GMV) platform online di Indonesia US$ 26 miliar atau sekitar Rp 378,3 triliun tahun ini.

Salah satu layanan yang diminati oleh pengguna selama pandemi Covid-19yakni e-commerce. Ini sebagaimana terlihat pada Databoks di bawah ini:

Laporan AppsFlyer bertajuk ‘The State of Shopping App Marketing 2020 Edition’ pun menunjukkan, waktu yang dihabiskano oleh konsumen Indonesia di platform e-commerce meningkat 70% selama Februari-Juni. Ini bertepatan dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Bank Indonesia (BI) pun mencatat, nilai transaksi di e-commerce sekitar Rp 29,4 triliun dari total Rp 70 triliun per kuartal III atau selama pandemi corona. Persentase penggunaan uang elektronik mencapai 42%

Selain e-commerce, DANA berkolaborasi dengan platform digital lain seperti aplikasi investasi emas Pluang dan meluncurkan fitur DANA eMAS. Kemudian, menggandeng startup teknologi asuransi (insurtech) PasarPolis.

Fintech itu juga menggaet aplikasi penyedia layanan parkir Parkee untuk menyediakan layanan pembayaran parkir. Kemudian, berkolaborasi dengan produsen ponsel pintar (smartphone) asal Amerika Serikat (AS), Apple terkait pembayaran di App Store, Apple Music, Apple TV app, iTunes Store purchases, dan iCloud storage.

DANA juga menggandeng Spotify dan TikTok. Kolaborasi ini memungkinkan pengguna TikTok menarik hadiah referral langsung ke saldo DANA.

Selain itu, startup fintech tersebut bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau  BGR Logistics. Aaplikasi besutan perusahaan berpelat merah ini, Warung Pangan pun hadir di platform DANA.

Pada Agustus lalu, DANA juga resmi menjadi mitra penyaluran dana insentif program Kartu Prakerja. “Program ini sangat penting dan sudah semestinya mendapatkan dukungan,” ujar Vincent.

Strategi kedua, yakni meningkatkan kemampuan teknologi. Terakhir, berfokus menjaga keamanan data pribadi pengguna.

“Jadi, target kami bukan hanya transaksi, tetapi juga keamanan data pribadi pada tahun depan,” kata dia. Meski begitu, transaksi tetap tumbuh 15% pada tahun ini.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait