Startup Perikanan eFishery Gaet Mantan CEO GoPay, Target Tumbuh 900%

Startup perikanan eFishery menunjuk mantan CEO Gopay sebagai komisaris. Perusahaan ini menargetkan bisnis tumbuh 10 kali lipat dan ekspansi ke negara lain.
Image title
Oleh Fahmi Ahmad Burhan
21 Januari 2021, 11:05
Startup Perikanan eFishery Gaet Mantan CEO GoPay, Target Tumbuh 900%
instagram/@efishery
Pembudidaya ikan yang menggunakan perangkat eFishery

Startup perikanan eFishery menunjuk mantan CEO GoPay Aldi Haryopratomo sebagai komisaris. Perusahaan rintisan ini menargetkan bisnis tumbuh 10 kali lipat atau 900%.

CEO eFishery Gibran Huzaifah menilai, Aldi membawa GoPay tumbuh pesat. Ia yakin, pengalaman Aldi dalam mengelola anak usaha Gojek itu relevan bagi bisnis eFishery yang dalam tahap pertumbuhan.

"Kami berharap Aldi dapat memberikan arahan agar eFishery tumbuh hingga mencapai skala satu juta pembudidaya ikan selama tiga tahun ke depan," kata Gibran dikutip dari siaran pers, Kamis (21/1).

Apalagi, eFishery telah memperoleh pendanaan Seri B dari modal ventura milik Gojek, Go-Venture dan Northstar Group pada Agustus 2020 lalu. Dengan adanya dana segar ini, perusahaan menargetkan tumbuh 10 kali lipat dan ekspansi ke negara lain.

Suntikan dana itu juga akan dialokasikan untuk penyediaan layanan terintegrasi, mulai dari operasional budidaya, pembiayaan hingga distribusi produk jutaan pembudidaya ikan. Ini dalam rangka meluncurkan layanan terpadu Smart Farming Solution pada 201.

Layanan tersebut untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya komoditas udang. "eFishery bisa membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang masih sulit dijangkau tanpa teknologi," kata Aldi.

Tahun lalu, eFishery mencatatkan peningkatan pendapatan hingga empat kali lipat secara tahunan (year on year/yoy). Startup ini mengklaim, pembudidaya ikan yang masuk di ekosistem bisa meningkatkan kapasitas produksi hingga 26%. Sedangkan, pendapatan dapat meningkat sampai 45%.

Kini, startup itu telah mendukung 10 ribu pembudidaya dengan puluhan ribu kolam ikan di lebih dari 180 kota. Dalam dua tahun terakhir, eFishery mengkaji solusi lain yang menciptakan nilai tambah bagi petambak, menggunakan data yang dikumpulkan oleh smart feeder

Dari analisis data tersebut, eFishery merambah bisnis e-commerce melalui eFisheryFresh dan eFisheryFeed, serta fintech lending lewat eFisheryFund. 

Marketplace eFisheryFeed menghubungkan petambak dengan produsen secara langsung. Sedangkan platform business-to-business (B2B) eFisheryFresh, memungkinkan mereka menjual ikan langsung ke restoran, hotel, dan bisnis kuliner lainnya. 

Perusahaan juga memiliki 50 eFisheryPoints per Oktober, yang merupakan lokasi bagi petani untuk mendapatkan produk eFishery, menjual ikan, dan mengikuti pelatihan. Startup ini menargetkan 100 eFisheryPoints pada akhir 2020.  

Selain karena target pertumbuhan, perusahaan menunjuk Aldi karena merupakan mentor Gibran. Ia pertama kali bertemu dengan Aldi pada 2015, saat terpilih menjadi Endeavor Entrepreneur. 

Aldi terpilih menjadi Endeavor Entrepreneur of the Year pada 2016. Sedangkan Gibran menyandang gelar yang sama pada tahun lalu.

Endeavor Indonesia merupakan organisasi yang memimpin gerakan high impact entrepreneurship. Secara global, Endeavor hadir di lebih dari 34 negara di Amerika Latin, Timur Tengah, Afrika Utara, Afrika Selatan, Asia, dan Eropa.

Total ada 2.000 pengusaha yang tergabung dari sekitar 60 ribu yang diseleksi secara global.

Aldi terpilih menjadi Endeavor Entrepreneur of the Year saat membangun startup RUMA atau Rekan Usaha Mikro Anda, yang sekarang dikenal dengan nama Mapan. Startup ini bertujuan membuka akses bagi masyarakat berpendapatan rendah dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Mapan diakuisisi oleh Gojek pada 2017. Kemudian, Aldi ditunjuk menjadi CEO GoPay. Namun, Aldi mengundurkan dari dari jabatan tersebut per awal tahun ini.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
Video Pilihan

Artikel Terkait