Spotify Luncurkan Fitur Klip Mirip Instagram Stories

Spotify merilis fitur mirip Instagram Stories dan akan menyediakan paket langganan kelas atas, untuk mendorong penggunaan. Pengembang platform streaming musik ini juga gencar berinvestasi di podcast.
Image title
24 Februari 2021, 10:18
Spotify Luncurkan Fitur Klip Mirip Instagram Stories
Instagram/@spotify
Ilustrasi Spotify

Perusahaan asal Swedia, Spotify meluncurkan fitur mirip Instagram Stories bernama Spotify Clips pada Selasa (23/2). Pengembang aplikasi streaming musik ini juga menyediakan pilihan langganan untuk kelas atas.

Spotify Clips itu tersedia di daftar putar di platform. "Fitur ini seperti klip yang ada pada Snapchat dan Instagram Stories," demikian dikutip dari Gadget 360, Selasa (23/2).

Akan tetapi, hanya artis yang dapat membuat klip di Spotify Clips. Perusahaan mengatakan, ini agar selebritas dapat terhubung dengan penggemar.

Fitur klip itu juga dianggap potensial dalam mendorong keterlibatan pengguna di aplikasi. Di Instagram misalnya, ada sekitar 500 juta pengguna yang memanfaatkan Instagram Stories per hari pada 2019.

Spotify berharap, selebritas yang menggunakan Spotify Clips bisa mendorong pengguna atau penggemar untuk masuk ke platform.

Selain fitur, Spotify berencana meluncurkan layanan langganan untuk konsumen kelas atas yang disebut Spotify HiFi pada akhir tahun. Pengguna dapat mendengarkan musik dengan format audio berkualitas compact disc atau CD.

Namun, biaya yang harus dikeluarkan tentu lebih mahal dibandingkan Spotify Premium. "Streaming musik berkualitas tinggi secara konsisten menjadi salah satu fitur yang paling banyak diminta pengguna," kata Spotify dikutip dari TechCrunch, Senin (22/2).

Layanan HiFi tersebut akan berfungsi di seluruh perangkat, termasuk di pengeras suara yang mendukung Spotify Connect. Perusahaan juga berencana bekerja sama dengan beberapa produsen speaker untuk mengembangkan Spotify HiFi.

Spotify juga akan menawarkan pembaruan program artis. Perusahaan pun telah menambahkan 76 ribu selebritas ke daftar putar untuk pertama kalinya dan mengusung 175 artis pendatang baru.

Saat ini, Spotify memiliki lebih dari 345 juta pengguna aktif bulanan dan lebih dari 155 juta pelanggan berbayar. Jumlah konsumennya meningkat 30% sepanjang tahun lalu, ditopang oleh pandemi corona.

Meski begitu, pendapatan rata-rata per pengguna turun 8% menjadi 4,26 euro atau sekitar US$ 5,13. Secara keseluruhan, Spotify masih merugi 125 juta euro atau US$ 151,9 juta. 

Penurunan pendapatan dan kerugian Spotify disebabkan oleh promosi berupa paket diskon. Spotify juga gencar berinvestasi pada podcast.

Pada awal tahun ini, perusahaan terus mendatangkan berbagai tokoh terkenal seperti Pangeran Harry dan Meghan Markle, serta pembuat film asal Amerika Serikat (AS) Ava Duvernay pada layanan podcast.

Spotify menilai bahwa investasinya di podcast secara khusus meningkatkan penggunaan, keterlibatan, dan retensi pelanggan. 

Namun, beberapa analis mengatakan investasi Spotify pada podcast belum membuahkan hasil. "Kami belum melihat perubahan material yang positif dalam unduhan aplikasi atau langganan premium," kata analis di Citi.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait