Saingi Xiaomi – Samsung, Vivo Rilis Ponsel 5G di Indonesia

Vivo meluncurkan ponsel 5G di Indonesia. Ponsel 5G menjadi tren secara global pada tahun lalu. Xiaomi dan Samsung lebih dulu merilis gadget 5G di Tanah Air.
Image title
Oleh Fahmi Ahmad Burhan
5 April 2021, 14:35
Saingi Xiaomi – Samsung, Vivo Rilis Ponsel 5G di Indonesia
Twitter/@vivo_indonesia
Ilustrasi tampilan ponsel Vivo seri X50

Perusahaan asal Tiongkok, Vivo akan meluncurkan Vivo X60 Series yang mengandalkan teknologi internet generasi kelima (5G). Produsen ponsel pintar (smartphone) lainnya seperti Samsung dan Xiaomi lebih dahulu meluncurkan ponsel 5G di Tanah Air.

Vivo akan memasarkan gawai anyar tersebut pekan ini (8/4). Ada dua varian yang tersedia di pasar Indonesia yakni X60 dan X60 Pro.

Untuk memasarkannya, Vivo bakal membuka layanan pembelian skema blind pre-order selama 4-7 April. Harganya pun akan diumumkan pada 8 April.

"Ini kami luncurkan untuk mendukung upaya pemerintah mengembangkan 5G. Di industri smartphone, ke depan arahnya 5G," kata Senior Brand Director Vivo Indonesia Edy Kusuma dalam acara Exclusive Pre-Launch Event Vivo X60 Series, Senin (5/4).

Ia memahami bahwa jaringan 5G belum tersedia di Indonesia. Meski begitu, perusahaan tetap merilis ponsel 5G di Tanah Air.

"Jika pemerintah dan infrastrukturnya siap, kami sebagai produsen juga menjawab produk yang mempunyai kemampuan 5G," ujarnya.

Kemampuan 5G Vivo X60 series itu didukung oleh cip (chipset) Snapdragon 870 SoC 5G. Prosesor buatan Qualcomm ini diklaim mendukung akses internet yang lebih stabil.

Pada jaringan internet 4G misalnya, keterlambatan pengiriman data diklaim sekitar 30 milisecond (ms). Untuk 5G bahkan hanya 1 ms.

Selain 5G, cip tersebut menunjang kemampuan kamera dan baterai ponsel. "Cip ini akan meningkatkan performa, kualitas foto yang bagus dan lensa yang baik," ujar Product Manager Vivo Indonesia Hadie Mandala.

Untuk meningkatkan kemampuan kamera, Vivo juga menggaet perusahaan optik global ZEISS. Perusahaan menyematkan ZEISS Camera System, Gimbal Stabilization 2.0, dan Extreme Night Vision 2.0 pada Vivo X60 series.

"Pengembangan gimbal ini untuk menjaga kualitas gambar agar lebih stabil," kata Hadie.

Teknologi gimbal pada kamera Vivo memang mempunyai struktur double ball dengan triple axis rotation, yang menawarkan five-axis stabilization. Struktur ini membuat kinerja kamera lebih mekanis.

Vivo juga meningkatkan kemampuan Extreme Night Vision pada ponsel. Teknologi ini membuat hasil tangkapan gambar optimal, meski minim cahaya atau diambil saat malam hari. 

Vivo X60 series mengusung tiga kamera belakang. Pada lensa utama, kualitas resolusi 48 Megapiksel (MP), telefoto 13 MP, ultra-wide 13 MP, dan bagian depan 32 MP.

Selain itu, Vivo menghadirkan fitur pixel shift ultra HD imaging. Fitur ini membantu pengguna menajamkan kualitas gambar dan memperkaya detail.

Vivo X60 memiliki RAM 12 GB, dengan teknologi tambahan atau extended RAM menjadi 15 GB. Lalu kapasitas baterai 4.300 mAh untuk flagship dan 4.200 mAh pada varian X60 Pro.  

Pada Januari lalu (27/1), produsen smartphone asal Korea Selatan, Samsung lebih dahulu meluncurkan ponsel 5G, Galaxy S21 di Tanah Air.

Samsung memproduksi beberapa ponsel 5G sebelumnya seperti Galaxy A51, S10, dan lainnya. Namun, ini pertama kalinya bagi perusahaan menghadirkan smartphone 5G di Indonesia.

Head of IT and Mobile Product Marketing Samsung Electronics Indonesia Selvia Gofar mengatakan, Galaxy S21 terdiri dari tiga varian yakni 5G, Plus 5G, dan Ultra 5G. Ketiganya kompatibel dengan jaringan internet generasi kelima alias 5G.

Akan tetapi, Indonesia belum memiliki jaringan 5G. "Setelah jaringannya siap, layanan 5G (pada ponsel) ini akan bisa digunakan," kata Selvia dalam acara virtual peluncuran Samsung Galaxy S21, Januari lalu (27/1).

Produsen smartphone asal Tiongkok lainnya, Xiaomi juga telah meluncurkan produk flagship Mi 11 dengan kemampuan internet 5G. Mi 11 bertenaga Snapdragon 888, cip keluaran terbaru Qualcomm yang diklaim mendukung kinerja fitur 5G, kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI), rig gaming, dan kamera canggih.

Peneliti gadget dari Gatorade Lucky Sebastian sempat memperkirakan bahwa ponsel 5G bakal menjadi tren di Indonesia. “Tahun ini berpotensi meningkat di Nusantara,” kata dia kepada Katadata.co.id, pada Januari lalu (27/1).

Ia memprediksi, ponsel 5G murah bakal hadir dengan sistem operasi alias operating system (OS) Android dan cip Snapdragon 480. “Cip ini sudah diumumkan. Mungkin sebentar lagi dirilis,” ujar dia.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
Video Pilihan

Artikel Terkait