Layanan Gojek Normal meski Diklaim 95% Mitra GoSend Mogok Kerja Lagi

Perwakilan mitra GoSend mengklaim, 95% pengemudi mogok kerja dengan cara offbid selama dua hari. Namun Gojek mengatakan bahwa layanan beroperasi seperti biasa.
Image title
29 Juni 2021, 15:44
95% Mitra GoSend Mogok Kerja Lagi Hari Ini, Gojek: Layanan Normal
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Mitra pengemudi Gojek

Mitra pengemudi Gojek kembali mogok kerja dengan cara off bid atau mematikan aplikasi untuk layanan GoSend selama 29-30 Juni. Driver ojek online ini sempat menggelar aksi serupa selama enam hari pada awal bulan.

“Benar. Ada aksi (off bid) lagi selama dua hari. Ini karena belum ada tanggapan dari Gojek,” kata Perwakilan pengemudi GoSend Sameday Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) Yulianto kepada Katadata.co.id, Selasa (29/6).

Yulianto memperkirakan, 90-95% mitra GoSend di Jabodetabek mengikuti aksi off bid selama dua hari ini.

Jika Gojek tak lagi memberikan tanggapan, mitra GoSend berencana mengadukan persoalan insentif ke kementerian terkait. “Kalau demonstrasi, nanti melanggar protokol kesehatan,” ujar dia.

Namun Gojek mengatakan bahwa layanan pengiriman barang berjalan normal. "Beroperasi seperti biasanya," kata VP Corporate Communications Gojek Audrey P Petriny kepada Katadata.co.id, Selasa (29/6).

Sedangkan aksi off bid dilakukan karena Gojek menerapkan skema insentif baru terkait GoKilat. Mitra pengemudi GoSend pun mogok kerja selama dua hari pada 8 – 10 Juni, yang kemudian diperpanjang hingga 13 Juni.

GoKilat merupakan layanan pengiriman yang terintegrasi dengan platform e-commerce seperti GoSend Instant dan Sameday. Rincian insentifnya sebagai berikut:

Insentif mitra pengemudi GoKilat Gojek sebelum dan sesudah 5 Juni
Insentif mitra pengemudi GoKilat Gojek sebelum dan sesudah 5 Juni (Twitter/@arifnovianto_id)

Audrey menjelaskan, GoSend Sameday memberlakukan skema baru pemberian insentif atau bonus bagi mitra pengemudi mulai 8 Juni. Insentif ini merupakan tambahan pendapatan, di luar pendapatan tarif pokok per jarak tempuh bagi mitra driver.

“Saat ini tidak ada perubahan pendapatan atau tarif pokok per jarak tempuh bagi mitra pengemudi,” kata Audrey.

Decacorn mempertahankan pendapatan pokok mitra. Selain itu, menerapkan berbagai upaya untuk mendorong order, seperti memperkuat teknologi, inovasi, serta inisiatif pemasaran dan promosi.

Dengan cara itu, Audrey mengklaim mitra pengemudi akan memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pendapatan secara berkesinambungan.

Secara berkala, GoSend juga akan menjalankan sejumlah inisiatif bagi mitra dengan performa baik. “Melalui berbagai upaya ini, daya saing GoSend akan semakin meningkat sehingga tetap menjadi pilihan utama pelanggan,” katanya.

 

 

(REVISI: Ada perubahan pada Judul, Pengantar, paragraf 5, serta paragraf 8-12 pada Pukul 16.43 WIB, setelah ada tanggapan dari Gojek)

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait