Transaksi Rp 135 Triliun, Grab Ungkap Makanan Laris di GrabFood ASEAN

Transaksi pesan-antar makanan di ASEAN diperkirakan US$ 9,4 miliar pada 2020. Grab mengungkap rincian daftar makanan yang diminati di ASEAN, terutama Indonesia.
Desy Setyowati
6 Agustus 2021, 15:09
grab, grabfood
KATADATA | Ajeng Dinar Ulfiana
Mitra pengemudi Grab

Transaksi pesan-antar makanan di ASEAN diperkirakan US$ 9,4 miliar atau sekitar Rp 135 triliun pada tahun lalu, berdasarkan data Euromonitor International. Grab pun mengungkap daftar makanan dan minuman yang laris di GrabFood di enam negara.

Di Indonesia, pengeluaran untuk pesan-antar makanan diprediksi US$ 3,3 miliar atau sekitar Rp 47,4 triliun. Setidaknya ada 10 kategori makanan yang laris dipesan di GrabFood di Tanah Air.

Produk itu di antaranya makanan cepat saji, martabak, piza, bakso, ayam, nasi goreng, burger, seblak, mi, dan sate. “Orang Indonesia menyukai martabak. Ada tujuh juta pesanan martabak tahun lalu,” ujar Head of Marketing GrabFood Grab Indonesia Hadi Surya Koe saat konferensi pers virtual bertajuk GrabNext, Jumat (6/8).

Advertisement

Sedangkan makanan lokal yang diminati di negara lain di ASEAN dapat dilihat pada Bagan di bawah ini:

Makanan lokal di ASEAN yang paling banyak dipesan di GrabFood pada 2020
Makanan lokal di ASEAN yang paling banyak dipesan di GrabFood pada 2020 (Grab)

Di Indonesia, pesanan paling banyak terjadi saat sarapan, terutama Pukul 09.00 – 10.00. Rata-rata anggaran konsumen pada waktu ini Rp 25 ribu – Rp 27 ribu.

Sedangkan makanan yang paling banyak dipesan saat sarapan yaitu bubur ayam, perkedel, brownies, satu usus, mi ayam, bakwan, soto ayam, dan tempe.

Minuman yang laris dibeli saat sarapan yakni es teh, kopi susu, dan es jeruk.

Atas dasar itu, Grab menyarankan penjual membuka toko online sebelum Pukul 09.00 karena permintaan meningkat. Selain itu, buat menu sarapan yang sederhana, sehingga cepat disajikan.

“Pertimbangkan untuk menawarkan setidaknya lebih dari satu paket yang terdiri dari menu utama dan minuman seperti teh atau kopi,” kata Hadi.

Rerata pengeluaran pengguna GrabFood saat makan siang yakni Rp 34 ribu – Rp 36 ribu. Peningkatan pesanan paling tinggi terjadi pada Pukul 11.00 – 12.00.

Makanan yang paling banyak dipesan saat makan siang di antaranya mi goreng pedas, ayam geprek, perkedel, nasi rendang, nasi ayam bakar, ayam goreng, udang rambutan, dan siomay.

Minuman yang paling laris yaitu kopi susu, kopi susu gula aren, es teh, teh susu cokelat hazelnut, dan jus jeruk.

Grab mencatat, orang Indonesia memesan lebih dari 42 juta hidangan berbahan dasar ayam saat makan siang sepanjang tahun lalu. “Pertimbangkan minuman untuk menemani paket makan siang,” ujar Hadi.

Kemudian rerata anggaran makanan saat makan malam di Indonesia rerata Rp 37 ribu – Rp 39 ribu. Ini karena produk kuliner yang dipesan rata-rata untuk tiga hinga empat orang.

“Hanya satu dari 10 orang yang memesan makan malam untuk dirinya sendiri,” katanya. Pemesanan paling tinggi terjadi pada Pukul 18.00 – 19.00.

Jenis produk yang paling banyak dibeli yaitu mi goreng pedas, nasi goreng ayam, sate ayam, nasi goreng, lontong, udang rambutan, ayam goreng pedas, dan ayam geprek. Rerata ada empat pesanan sate ayam setiap menit salam jam makan malam.

Sedangkan minuman yang laris saat makan malam yakni es teh, es jeruk, dan kopi susu.

Grab pun menyarankan mitra penjual untuk bersiap menghadapi puncak pesanan selepas jam 6 sore. “Konsumen lebih ingin mencoba makanan berbeda saat makan malam. Ini waktu yang tepat untuk menawarkan menu baru,” ujarnya.

Daftar makanan dan minuman yang laris di GrabFood di Indonesia pada 2020
Daftar makanan dan minuman yang laris di GrabFood di Indonesia pada 2020 (Grab, Katadata/Desy Setyowati)

Pada saat santai sore, pengeluaran konsumen rata-rata Rp 26 ribu – Rp 28 ribu. Minuman yang banyak dipesan yaitu teh susu cokelat hazelnut, kopi susu, es teh, kopi susu gula aren, es susu boba gula merah, dan es jeruk.

“Teh susu cokelat hazelnut dipesan setiap 10 detik selama santai sore sepanjang tahun lalu,” kata Hadi.

Sedangkan makanan yang laris yakni mi goreng pedas, udang rambutan, ayam geprek, siomay, udang keju, ayam goreng pedas, kentang goreng, dan ayam bakar.

Lepas makan malam, rerata konsumen mengeluarkan Rp 22 ribu – Rp 24 ribu untuk memesan makanan. Minuman yang sering dipesan di antaranya es teh, es jeruk, teh susu, dan es krim.

Makanan yang paling laris pada periode itu yakni nasi goreng ayam, ayam goreng, kentang goreng, burger daging sapi, ayam popcorn pedas, lontong, dan sate ayam.

Grab menyarankan mitra memberikan promosi di luar jam sibuk Pukul 15.00 – 17.00 saat akhir pekan. “Jika Anda ingin mendapatkan lebih banyak pesanan di luar jam sibuk, akhir pekan merupakan waktu yang baik untuk memulai,” ujar Hadi.

Informasi tersebut berdasarkan data internal GrabFood. Selain itu, merujuk pada penelitian secara online terhadap 12.937 responden oleh NielsenIQ untuk Grab di Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Lalu, data itu berdasarkan wawancara dengan ahli yang dilakukan oleh NielsenIQ untuk Grab di enam negara. Ada 14 narasumber yang diwawancarai selama 15 April hingga 10 Mei. Selain itu, merujuk pada diskusi kelompok.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait