Sekolah Tatap Muka Dimulai, Harga Saham Zoom Anjlok

Sekolah tatap muka di beberapa negara seperti Indonesia, Jepang, dan Australia mulai dilakukan, meski ada pandemi corona. Harga saham Zoom pun anjlok hampir 17%.
Image title
1 September 2021, 14:35
sekolah tatap muka, Zoom
zoom
Ilustrasi tampilan Zoom

Sekolah tatap muka di beberapa negara seperti Indonesia, Jepang, dan Australia mulai dilakukan, meski ada pandemi corona. Harga saham Zoom pun anjlok hampir 17% pada perdagangan Selasa (31/8) waktu Amerika Serikat (AS).

Zoom mengisyaratkan permintaan layanan menurun lebih cepat dibandingkan perkiraan awal. Analis pun mempertanyakan rencana bisnis Zoom ke depan, ketika orang-orang mulai bekerja dan sekolah tatap muka.

Emiten di bursa saham AS itu mengakuisisi penyedia pusat kontak cerdas berbasis komputasi awan (cloud) Five9 bulan lalu. CEO Zoom Eric Yuan optimistis, aksi korporasi ini dapat mempercepat peluang pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Namun analis menilai butuh beberapa kuartal bagi Zoom untuk kembali ke tingkat pertumbuhan dasar yang sebenarnya. "Ada pertanyaan signifikan yang beredar mengenai bagaimana permintaan pelanggan baru setelah pelonggaran pembatasan Covid-19," tulis analis di Daiwa Capital dalam catatan dikutip dari Reuters, Rabu (1/9).

Advertisement

Selain itu, “bagaimana costumer churn rate akan stabil dalam bisnis inti,” demikian tertulis. customer churn rate adalah persentase pelanggan yang berhenti menggunakan layananmu.

Zoom memperkirakan pendapatan kuartal ini meningkat 31% menjadi sekitar US$ 1,015 miliar - US$ 1,020 miliar. Meski begitu, pertumbuhannya melambat dibandingkan tahun lalu yang berlipat ganda.

Penurunan harga saham Zoom itu terjadi ketika beberapa negara mulai menerapkan sekolah tatap muka. Mereka di antaranya Jepang, Australia, Selandia Baru, Papua Nugini, Korea Utara, dan Korea Selatan.

Lalu Vietnam, Laos, Timor Leste, Turkmenistan, Israel, Siprus, Botswana, Burundi, Niger, Belarus, Kroasia, Prancis, Austria, Swiss, Estonia, Swedia, dan Denmark. Kemudian Norwegia, Uruguay, Ekuador, Nikaragua, Islandia, dan Greenland.

Indonesia juga sudah mulai menggelar belajar di sekolah. Berikut daftar daerah di Jawa yang bisa menggelar sekolah tatap muka:

Banten :

  • Kabupaten Serang
  • Kabupaten Lebak
  • Kota Cilegon
  • Kota Serang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Kabupaten Tangerang

DKI Jakarta :

  • Jakarta Pusat
  • Jakarta Utara
  • Jakarta Selatan
  • Jakarta Timur
  • Jakarta Barat

Jawa Barat :

  • Kabupaten Sumedang
  • Kabupaten Bandung
  • Kabupaten Bekasi
  • Kabupaten Bandung Barat
  • Kabupaten Bogor
  • Kota Cimahi
  • Kota Depok
  • Kota Bandung
  • Kota Bekasi
  • Kota Bogor
  • Kota Tasikmalaya
  • Kabupaten Karawang
  • Kabupaten Ciamis
  • Kabupaten Cirebon
  • Kabupaten Pangandaran
  • Kota Banjar
  • Kabupaten Purwakarta
  • Kabupaten Indramayu
  • Kabupaten Kuningan
  • Kabupaten Garut
  • Kabupaten Subang
  • Kabupaten Majalengka
  • Kabupaten Tasikmalaya

Jawa Tengah :

  • Kabupaten Temanggung
  • Kabupaten Blora
  • Kota Pekalongan
  • Kota Semarang
  • Kabupaten Demak
  • Kabupaten Kendal
  • Kabupaten Semarang
  • Kabupaten Rembang
  • Kabupaten Batang
  • Kabupaten Banjarnegara
  • Kabupaten Pati
  • Kabupaten Tegal
  • Kabupaten Grobogan
  • Kabupaten Pemalang
  • Kabupaten Brebes
  • Kabupaten Magelang
  • Kabupaten Pekalongan
  • Kabupaten Wonosobo
  • Kabupaten Jepara
  • Kabupaten Kudus

Jawa Timur :

  • Kabupaten Bangkalan
  • Kabupaten Gresik
  • Kabupaten Lamongan
  • Kabupaten Mojokerto
  • Kota Mojokerto
  • Kota Surabaya
  • Kabupaten Sidoarjo
  • Kota Pasuruan
  • Kabupaten Nganjuk
  • Kabupaten Bondowoso
  • Kabupaten Situbondo
  • Kabupaten Bojonegoro
  • Kabupaten Jember
  • Kabupaten Tuban
  • Kabupaten Probolinggo
  • Kabupaten Sumenep
  • Kabupaten Pacitan
  • Kabupaten Pasuruan
  • Kabupaten Pamekasan

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait