Netflix Digugat Rp 71 Miliar soal Serial The Queen's Gambit

Netflix digugat oleh legenda catur Nona Gaprindashvili US$ 5 juta terkait pencemaran nama baik. Ini karena salah satu adegan 'The Queen's Gambit' dianggap seksisme.
Desy Setyowati
21 September 2021, 12:42
netflix, streaming film
Netflix
Serial The Queen's Gambit dari Netflix

Netflix digugat oleh legenda catur Nona Gaprindashvili US$ 5 juta atau sekitar Rp 71 miliar terkait pencemaran nama baik. Ini karena salah satu adegan 'The Queen's Gambit' dianggap seksisme.

Gaprindashvili merupakan grandmaster catur wanita pertama di dunia. Ikon catur Soviet berusia 80 tahun ini mengkritik salah satu adegan 'The Queen's Gambit' yang menyebut dirinya tidak pernah bertanding melawan laki-laki.

Cuplikan itu ada pada episode terakhir 'The Queen's Gambit'. Pengacara mengatakan serial yang dirilis pada Oktober tahun lalu itu menyebabkan kerugian profesional bagi Gaprindashvili.

Pengacara ingin kalimat tentang Gaprindashvili tidak pernah menghadapi laki-laki dihapus. “Ini sangat seksis dan meremehkan,” kata dia dikutip dari The Economic Times, Senin (20/9).

Gaprindashvili mengajukan gugatan ke pengadilan federal Amerika Serikat (AS) di Los Angeles. Gugatan itu menyebutkan, serial 'The Queen's Gambit' merendahkan prestasi Gaprindashvili di hadapan jutaan penonton.

Per November 2020, Netflix menyebutkan bahwa serial 'The Queen's Gambit' ditonton 62 juta kali sejak debut pada Oktober.

Dalam dokumen hukum yang dilihat oleh Reuters itu, Gaprindashvili disebut wanita pertama dalam sejarah yang mencapai status grandmaster catur internasional di antara pria. Ia memenangkan juara dunia lima kali.

Dia telah bermain melawan setidaknya 59 pemain catur laki-laki pada 1968. Ini tahun yang ditetapkan pada episode 'The Queen's Gambit', menurut dokumen hukum.

Netflix menyampaikan akan melawan gugatan tersebut. "Kami percaya klaim ini tidak pantas," kata juru bicara raksasa streaming film di AS tersebut.

Serial ‘The Queen's Gambit’ berdasarkan novel 1983 karya Walter Tevis. Ini menceritakan kisah anak yatim piatu Beth Harmon yang menjadi pemain catur terbaik dunia di era Perang Dingin.

Harmon, yang diperankan oleh Anya Taylor-Joy, digambarkan oleh Netflix sebagai seseorang yang bertekad untuk menaklukkan batas-batas tradisional yang ditetapkan dalam dunia catur. “Dunia kompetitif yang didominasi laki-laki,” demikian dikutip.

Serial itu memenangkan dua Golden Globe tahun ini dan meraih 18 nominasi di Primetime Emmy Awards ke-73 akhir pekan ini. ‘The Queen's Gambit’ dianggap menginspirasi lebih banyak wanita untuk berkarier dalam dunia catur.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait