Fintech DANA Raih 80 Juta Pengguna, Terdongkrak Milenial dan Gen Z

Jumlah pengguna DANA melonjak 10 juta dalam empat bulan. Fintech ini menggaet TikTok untuk menarik pengguna milenial dan gen Z.
Image title
8 Oktober 2021, 17:56
startup, fintech, dana, milenial, gen z
Ajeng Dinar Ulfiana|KATADATA
DANA di acara Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 di Jakarta Convention Center,  Jakarta (23/9/2019).

Startup teknologi finansial (fintech) pembayaran DANA menggaet 80 juta pengguna. Ada peningkatan sekitar 10 juta dalam empat bulan atau dibandingkan Mei yang sebanyak 70 juta.

Co-founder sekaligus CEO DANA Vince Iswara mengatakan, jumlah pengguna meningkat 40% pada kuartal II. “Saat ini ada 80 juta pengguna yang terdaftar," kata Vince dalam konferensi pers virtual, Jumat (8/10).

Peningkatan itu utamanya terdongkrak jumlah pengguna muda. Vince mencatat, konsumen usia 18 – 24 tahun atau gen Z dan di atas 35 tahun alias milenial mendominasi.

"Mereka banyak berinteraksi di ekosistem digital," kata Vince.

Penggunaan layanan DANA pada 2020 dan selama Januari - Mei 2021, serta jumlah mitra
Penggunaan layanan DANA pada 2020 dan selama Januari - Mei 2021, serta jumlah mitra (DANA, Katadata/Desy Setyowati)

Fintech tersebut menggencarkan kolaborasi untuk menggaei milenial dan generasi Z. Tahun lalu, DANA menggandeng TikTok. Pengguna TikTok dapat menarik hadiah referral langsung ke saldo DANA.

DANA juga meningkatkan pengalaman pengguna lewat aplikasi DANA v.2.0. Vince mengatakan, pembaruan platform ini memuat beragam inovasi dan tampilan user interface/user experience (UI/UX) anyar.

Startup fintech itu juga mengembangkan sistem keamanan. "Hal apapun yang mencurigakan dan dianggap berisiko terhadap kehilangan transaksi pengguna akan kami lindungi," katanya.

Peningkatan perlindungan itu bukan hanya berfokus pada transaksi, tetapi juga data pengguna.

Sebelumnya, riset IPSOS Indonesia menunjukkan bahwa milenial mendominasi penggunaan dompet digital. Mereka juga merupakan konsumen loyal yang bakal tetap menggunakan layanan meski tanpa iming-iming promosi.

Sebanyak 68% konsumen memilih dompet digital karena kenyamanan. Sisanya 23% karena promosi dan 9% keamanan.

"Mereka (pengguna dompet digital) sudah menganggap dompet digital lebih praktis dan aman, tidak gampang dicuri," ujar Research Director Customer Experience Olivia Samosir di Jakarta, Rabu (12/2).

Riset itu berdasarkan survei terhadap 500 responden. Mereka merupakan pengguna dompet digital kelahiran 1980 - 1996 atau milenial dan generasi Z yang lahir sekitar 1997 - 2002.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait