Shopee Gencar Rambah Karyawan, Rekrut Ribuan Pekerja di Solo

Shopee menempati urutan pertama dari sisi peningkatan jumlah karyawan pada kuartal III. E-commerce asal Singapura ini membangun kantor baru di Solo dan merekrut ribuan pekerja.
Desy Setyowati
12 Oktober 2021, 16:19
Shopee, e-commerce, ekspor
shopee
Ilustrasi platform Shopee

Shopee menempati urutan pertama dari sisi peningkatan jumlah karyawan pada kuartal III, berdasarkan data RevoU. E-commerce asal Singapura ini pun membangun kantor baru di Solo dan merekrut ribuan pekerja.

Perusahaan teknologi itu akan membuka lapangan kerja bagi 2.000 masyarakat di Solo hingga tahun depan. Kantor baru ini berlokasi di Solo Paragon Mall. Shopee menempati dua lantai dengan luas area lebih dari 7.000 meter persegi.

Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja berharap, kantor baru itu mengurangi jumlah pengangguran terbuka di Solo, yang naik 90,59% tahun lalu akibat pandemi corona. Kantor ini juga mengakomodasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal berorientasi ekspor.

“Pemulihan ekonomi Indonesia akan bergantung pada UMKM dan tenaga kerja,” kata Handhika dalam keterangan pers, Senin (11/10). “Kantor Shopee Solo Paragon ini menjawab dua tantangan sekaligus.”

Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menambahkan, kantor Shopee di Solo menjadi angin segar untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Selain itu, mendukung UMKM.

“Kini masyarakat Solo tidak perlu jauh beranjak untuk menjadi besar dan bisa tetap berada di Solo untuk membesarkan tanah kelahiran mereka,” ujar Gibran.

Berdasarkan riset RevoU, Shopee menjadi perusahaan dengan peningkatan jumlah karyawan tertinggi selama kuartal III, yaitu 3.046. Grab menempati posisi kedua dengan penambahan 763 pekerja.

Dari sisi persentase kenaikan karyawan, Zenius menduduki posisi pertama yakni 21,57%. Disusul oleh Shipper 13,48% dan Agate 12,73%. “Ketiga perusahaan beroperasi di Indonesia,” kata RevoU dalam siaran pers.

Di Indonesia, Shopee meluncurkan tiga kampus UMKM ekspor di Solo, Semarang, dan Bandung. Layanan ini menyediakan empat fasilitas dan layanan, yakni:

1. Bantuan operasional dan pendaftaran

  • Simulasi gudang: Pelaku UMKM dapat menyaksikan langsung demonstrasi proses pengelolaan stok, mulai dari proses inbound hingga outbound barang
  • Pelaku UMKM memperoleh informasi dan prosedur dalam Program Ekspor Shopee

2. Pelatihan dan Edukasi

Ini menjadi pusat informasi tentang cara mulai berjualan dan pelatihan untuk pelaku UMKM mulai dari Modul Dasar (Basic), Menengah (Internmediate) hingga Lanjutan (Advanced). Disediakan juga fasilitas penunjang seperti laptop dan smartphone agar pelaku UMKM dapat memahami beragam fitur Shopee.

3. Fasilitas Penunjang Pemasaran

  • Studio Foto: Mengingat foto produk sangat krusial untuk pemasaran, Shopee pun  menyediakan fasilitas studio foto untuk mengambil foto produk dengan kualitas yang baik.
  • Live Streaming Room: Lewat fitur Shopee Live, Shopee membantu para penjual membangun interaksi dengan para pembeli secara langsung. Fasilitas ini dilengkapi berbagai alat pendukung seperti background, tripod, lampu (ring light), dan bangku

4. Ruang Pertemuan dan Pelatihan

  • Ruang Pertemuan Shopee menyediakan empat ruangan untuk pertemuan 1-on-1 antara pelaku UMKM dengan Trainer Shopee, yang didedikasikan untuk membantu para pelaku UMKM meningkatkan performa bisnisnya
  • Ruangan Training: Berkapasitas sekitar 30 orang, ruangan ini dirancang sebagai ruang pelatihan yang diadakan enam hari seminggu.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan, Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait