Xiaomi Kembangkan Mobil Listrik Tahun Ini dan Percepat Produksi Massal

Xiaomi mengembangkan mobil listrik pada tahap awal tahun ini. Produsen ponsel pintar asal Cina ini juga mempercepat produksi massal menjadi paruh pertama 2024.
Desy Setyowati
22 Oktober 2021, 11:28
xiaomi, mobil listrik, kendaraan listrik
Metta Dharmasaputra, Katadata.
Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, ketika berkunjung ke Xiaomi Campus di kawasan Xi'erqi, distrik Haidian, Tiongkok, Senin (18/11/2019).

Xiaomi mengembangkan mobil listrik pada tahap awal tahun ini. Produsen ponsel pintar (smartphone) ini juga mempercepat produksi massal kendaraan listrik menjadi paruh pertama 2024.

Hal itu disampaikan oleh CEO Xiaomi Lei Jun pada Selasa (19/10). Harga saham Xiaomi di bursa Hong Kong pun langsung melesat lebih dari 5% saat itu.

“Xiaomi mengonfirmasi bahwa mereka sedang mengerjakan mobil awal tahun ini. CEO Lei Jun mengatakan proyek itu membuat kemajuan yang sangat baik akhir-akhir ini,” demikian dikutip dari AutoEvolution, Jumat (22/10).

 

Pada Maret, Xiaomi mengumumkan masuk ke dalam bisnis mobil listrik. Perusahaan asal Cina pun berencana menginvestasikan US$ 10 miliar selama 10 tahun ke depan.

Bulan lalu, Xiaomi secara resmi mendaftarkan bisnis kendaraan listriknya Xiaomi EV, Inc. Xiaomi EV memiliki 300 karyawan per September.

Xiaomi bersaing dengan Apple dan Tesla. Di Cina, raksasa teknologi Baidu juga meluncurkan perusahaan mobil listrik mandiri pada Januari. Pada Februari, mereka mempekerjakan CEO untuk bisnis ini.

Di Cina, Xiaomi juga berhadapan dengan Nio dan Xpeng. Bisnis mobil listrik sendiri sudah mendapatkan dukungan dari Beijing selama beberapa tahun terakhir. Ini membantu industri tumbuh di Tiongkok.

Firma riset pasar Canalys memperkirakan 1,9 juta kendaraan listrik akan dijual di Cina tahun ini atau tumbuh 51% dibandingkan 2020 (year on year/yoy).

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait