Terdampak Kebakaran Gedung Cyber 1, Aplikasi Ajaib–Shopee Mulai Pulih

Beberapa aplikasi seperti Shopee dan Ajaib sempat lumpuh atau down karena kebakaran Gedung Cyber 1, Jakarta Selatan pada Kamis (2/12). Kini, platform-platform itu mulai pulih.
Desy Setyowati
3 Desember 2021, 13:46
kebakaran, gedung cyber 1, kebakaran gedung cyber 1, ajaib, Shopee
shopee
Ilustrasi platform Shopee

Beberapa aplikasi seperti Shopee dan Ajaib sempat lumpuh atau down karena kebakaran Gedung Cyber 1, Jakarta Selatan pada Kamis (2/12). Kini, platform-platform tersebut mulai pulih.

Sejumlah aplikasi tersebut terkena dampak, karena pusat data atau server berada di Gedung Cyber 1. “Saat ini, sudah normal,” kaa Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay Eka Nilam kepada Katadata.co.id, Jumat (3/12).

Ia menjelaskan, layanan ShopeePay sempat mengalami sedikit gangguan pada kemarin (2/12). Perusahaan kemudian mengerahkan tim untuk memulihkan sistem.

Hal senda disampaikan oleh tim administrasi Shopee di Twitter. “Layanan Shopee sudah kembali normal,” kata Shopee melalui akun @ShopeeID.

Advertisement

Platform penyedia pembelian tiket bioskop M-Tix pun kembali normal. “Sekarang kalian sudah bisa mengakses aplikasi m.tix,” kata CinemaXXI melalui akun Twitter @cinema21.

 

 

Layanan Rumahweb Indonesia juga pulih. Perusahaan menggunakan pusat data di Yogyakarta untuk memulihkan akses ke sistem.

 

Begitu juga dengan platform investasi Ajaib. “Hi investor Ajaib, aktivitas trading di aplikasi Ajaib hari ini sudah berjalan dengan normal,” kata perusahaan.

 

Namun Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan, proses identifikasi nomor IMEI atau International Mobile Equipment Identity mengalami gangguan. Ini karena kebakaran Gedung Cyber 1.

Sebab, pusat data atau server yang mengelola Central Equipment Identity Register (CEIR) di Gedung Cyber 1 mengalami shutdown. CEIR adalah mesin verifikasi IMEI.

“Gangguan pada pusat data CEIR turut berdampak pada layanan IMEI,” kata Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi dalam keterangan resmi, Jumat (3/12). “Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.”

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait