Apple Berpeluang Rebut Konsumen Samsung – Xiaomi Lewat iPhone SE 5G

Apple dinilai berpeluang besar merebut hampir 1,4 miliar pengguna ponsel Android Samsung, Huawei hingga Xiaomi. Raksasa teknologi akan merilis iPhone SE 5G tahun depan.
Desy Setyowati
14 Desember 2021, 13:37
iPhone SE, iphone, iPhone SE 5G, apple, samsung, xiaomi, huawei
instagram/@cnet
Ilustrasi, tampilan iPhone SE

Apple dinilai berpeluang besar merebut pasar Samsung hingga Xiaomi. Ini karena iPhone SE 5G.

Produsen gawai asal Amerika Serikat (AS) itu diperkirakan meluncurkan iPhone SE dengan kemampuan 5G pada awal tahun depan. “Apple berpotensi menarik lebih dari satu miliar pengguna Android non-premium,” kata analis JP Morgan dikutip dari Channel News Asia, Senin malam (13/12).

Para analis menilai, iPhone SE 5G memungkinkan Apple menargetkan pasar smartphone kelas menengah yang didominasi oleh pesaing seperti Samsung Electronics dan Huawei. Teknologi.

Raksasa teknologi itu diprediksi memikat hampir 1,4 miliar pengguna ponsel Android kelas bawah hingga menengah. Selain itu, sekitar 300 juta pengguna model iPhone lama diperkirakan beralih.

Advertisement

“Program trade-in Apple untuk non-iPhones diakui tidak semenarik nilai trade-in iPhone. Namun dapat menyebabkan kisaran harga awal rata-rata US$ 269 hingga US$ 399 untuk iPhone SE 5G, yang masih sangat kompetitif," kata analis Samik Chatterjee.

IPhone SE dibanderol mulai dari US$ 399. Harganya jauh lebih murah dibandingkan iPhone 13 US$ 799 dan iPhone 13 Pro US$ 999.

Namun, Apple berjuang untuk mengimbangi kekurangan cip (chip) global dan gangguan rantai pasokan sejak meluncurkan jajaran iPhone 13 dan iPad baru pada September.

 

Dalam catatan terpisah, JP Morgan mengatakan bahwa permintaan konsumen terhadap model 5G diperkirakan tetap kuat tahun depan.

Pialang pun menaikkan perkiraan atas penjualan iPhone SE tahun fiskal 2022 menjadi 30 juta unit. Secara tahunan, pengiriman iPhone diprediksi 250 juta unit atau meningkat 10 juta dibandingkan 2020.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait