Blibli, Shopee, Lazada Catat Rekor Transaksi saat Pesta Diskon 12.12

Shopee, Blibli, dan Lazada mencatatkan rekor transaksi selama pesta diskon 12.12. Pesanan paling banyak berasal dari konsumen di Pulau Jawa.
Desy Setyowati
22 Desember 2021, 14:47
shopee, blibli, lazada, 12.12, diskon 12.12, harbolnas
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Warga memilih barang-barang belanjaan yang dijual secara daring di Jakarta, Jumat (27/12/2019).

Shopee, Blibli, dan Lazada mencatatkan rekor transaksi selama pesta diskon 12.12. Ketiganya menawarkan promosi hingga 99% berupa potongan harga hingga uang kembali (cashback).

Blibli mencatatkan rekor kenaikan penjualan dibanding rata-rata hari normal. Ada lima daerah dengan jumlah pesanan terbesar yakni Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

E-commerce bernuansa biru muda itu menggelar promo bertajuk ‘Dikagetin Histeria 12.12’ selama 12 hari pada 3 - 14 Desember. Order yang ditangani oleh warehouse Blibli dan traffic website masing-masing melonjak empat kali lipat.

Itu merupakan rekor bagi Blibli. “Berbagai capaian selama Dikagetin Histeria 12.12 menjadi insight berharga bagi kami untuk terus meningkatkan kepuasan pelanggan di tiap pengalaman belanja,” kata Project Lead Blibli #DikagetinHisteria Wilson Kiantoro dalam keterangan resmi, Rabu (22/12).

Advertisement

Pengguna layanan pengiriman dua jam sampai pun melonjak tiga kali lipat. Ada tiga kategori produk yang paling banyak dibeli menggunakan layanan ini, yaitu:

  1. BlibliMart yang menyediakan aneka groceries atau kebutuhan rumah tangga
  2. Handphone & Tablet (gadget)
  3. Kesehatan & Kecantikan yang menyediakan masker, suplemen, multivitamin hingga produk kecantikan

Secara keseluruhan, produk di Bliblimart yang paling banyak dibeli selama periode Harbolnas 12.12. Barang lain yang diburu pelanggan yakni kategori fashion wanita, busana muslim, kesehatan dan kecantikan, serta pakaian pria.

Selain itu, order payung meningkat 10 kali lipat. Wilson menilai, ini karena konsumen bersiap menghadapi musim hujan.

Penjualan di kategori Blibli Travel juga meningkat 4,2 kali lipat dibandingkan periode normal. Produk yang paling banyak dipesan mencakup tiket penerbangan, hotel, tiket atraksi, dan voucher perjalanan.

Hal tersebut menunjukkan minat pelanggan untuk menghabiskan momen akhir tahun dengan bepergian atau mengunjungi tempat wisata.

Sejalan dengan periode Natal dan Tahun Baru, penjualan hampers pun meningkat.

Wilson menyampaikan, pelanggan juga bermain gim online di platform Blibli selama pesta diskon 12.12. E-commerce ini menyediakan game terbaru bertajuk Lucky Tap Hujan Promo yang memungkinkan pelanggan mendapat beragam penawaran spesial, voucer, dan hadiah.

Blibli mencatat ada ratusan pelanggan yang memperoleh emas dalam program Lucky Tap Hujan Promo. Selain itu, ada puluhan ribu konsumen yang memperoleh hadiah mulai dari voucer belanja, smartphone, sepeda motor, dan lainnya.

Lazada juga menggelar festival belanja bertajuk Lazada 12.12 Grand Year End Sale pada 12 - 14 Desember. Selama periode ini, jumlah rata-rata orang yang berbelanja di platform naik 70%.

Selain itu, jumlah penjual yang mengalami lonjakan transaksi bertambah lebih dari 65% dibandingkan tahun lalu.

Executive Director Lazada Indonesia Ferry Kusnowo mengatakan, capaian itu menunjukkan bahwa festival belanja 12.12 masih menjadi andalan penjual dalam menarik konsumen. 

"Jadi, banyak capaian rekor yang dipecahkan di Lazada 12.12 Grand Year End Sale tahun ini, baik bagi konsumen Indonesia maupun bagi brand dan penjual Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)," kata Ferry dalam siaran pers, pekan lalu (16/12).

Ia menyampaikan, produk yang paling laris yakni busana, kecantikan, dan otomotif. Selain itu, penjualan produk kategori mainan dan game tumbuh lebih dari 20%.

Selain Lazada, Shopee mencatatkan peningkatan kunjungan enam kali lipat pada festival belanja 12.12 dibandingkan hari biasa. E-commerce bernuansa oranye ini juga mencatatkan lebih dari 850 juta voucer diklaim.

Sedangkan kategori produk UMKM yang laris selama 12.12 yakni perawatan dan kecantikan, busana muslim, dan perlengkapan rumah.

"Tahun ini menjadi tahun percepatan digitalisasi. Memasuki 2022, kami berharap dapat membantu lebih banyak pembeli," kata Direktur Eksekutif Shopee Indonesia Christin Djuarto dalam siaran pers, pekan lalu (13/12).

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait