Jumlah Unicorn RI Kalah dari Singapura, Bagaimana dengan Decacorn?

Jumlah unicorn Indonesia di bawah Singapura. Namun Nusantara punya dua decacorn yakni J&T Express dan Gojek. Bagaimana Singapura?
Desy Setyowati
29 Desember 2021, 11:59
unicorn, decacorn, singapura, kopi kenangan, j&t express, gojek,
Katadata
Diskusi Katadata Forum dengan tema "Transformasi Indonesia Menuju Raksasa Ekonomi Digital" di Jakarta, pada 2018.

Indonesia kedatangan unicorn dan decacorn baru yakni Kopi Kenangan dan J&T Express bulan ini. Negara tetangga yakni Singapura juga kebanjiran startup jumbo anyar sejak awal tahun.

Unicorn merupakan sebutan bagi startup dengan valuasi di atas US$ 1 miliar atau Rp 14 triliun. Sedangkan decacorn lebih dari US$ 10 miliar atau Rp 140 triliun.

Vulcan Post mencatat, Singapura memiliki sembilan unicorn baru tahun ini. Sedangkan Indonesia kedatangan delapan unicorn baru menurut DailySocial dan lima versi CB Insights.

Sembilan unicorn baru Singapura yang lahir tahun ini yakni Ninja Van, Carousell, Patsnap, Nium, Matrixport, Bolttech, Carro, Advance Intelligence Group, dan Moglix.

Advertisement

Sedangkan unicorn yang lebih dulu hadir di Singapura yakni Lazada, JustCo, Acronis, PropertyGuru, HyalRoute, SecretLab, dan Trax. Dengan begitu, negeri jiran ini memiliki 16 unicorn.

Itu pun mengeluarkan Grab yang sudah mencatatkan saham perdana alias IPO di bursa saham Amerika Serikat (AS).

Di Indonesia, DailySocial.id mencatat ada delapan unicorn baru Indonesia tahun ini. Mereka yakni JD.ID, Blibli, Tiket.com, J&T Express, Kredivo, Ajaib, Xendit, dan Kopi Kenangan. Dengan begitu, Indonesia total memiliki 12 unicorn, termasuk Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, dan OVO. Selain itu, satu decacorn yakni Gojek.

Akan tetapi, data CB Insights bertajuk 'The Complete List of Unicorn Companies' menunjukkan, Nusantara mencatatkan lima unicorn baru tahun ini yaitu J&T Express, OnlinePajak, Ajaib, Xendit, dan Kopi Kenangan.

Nama OnlinePajak sempat masuk lis CB Insights bertajuk 'The Complete List of Unicorn Companies', tetapi belakangan menghilang.

Meski begitu, Indonesia memiliki dua decacorn yakni J&T Express dan Gojek.

Hurun Global Unicorn Index 2021 mencatat, valuasi J&T Express US$ 20 miliar (Rp 285 triliun). Nilanya lebih besar ketimbang Gojek US$ 10,5 miliar (Rp 150 triliun).

J&T Express pun menempati urutan ke-16 unicorn terbesar di dunia, menurut Hurun Global Unicorn Index 2021. Posisi pertama ditempati oleh induk TikTok, ByteDance. Lalu Ant Group dari Alibaba dan SpaceX milik Elon Musk.

Berdasarkan data CB Insights bertajuk 'The Complete List of Unicorn Companies', valuasi J&T Express juga mencapai US$ 20 miliar. Padahal, nilainya baru US$ 7,8 miliar pada medio April.

Jika merujuk pada data CB Insights dan Hurun, Singapura tidak lagi memiliki decacorn setelah Grab IPO. Di satu sisi, unicorn Tanah Air yakni Bukalapak juga sudah mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Agustus.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait