Usai Menyandang Status Unicorn, Kopi Kenangan Susun Strategi IPO

Kopi Kenangan mengumpulkan dana US$ 333 juta lewat enam putaran pendanaan. Kapan unicorn baru Indonesia ini IPO?
Desy Setyowati
30 Desember 2021, 05:30
Kopi, Kopi Kenangan, unicorn, ipo, ipo unicorn, startup
Instagram/@kopikenangan.id
Kopi literan Kopi Kenangan

Kopi Kenangan berstatus unicorn setelah meraih pendanaan seri C US$ S$ 96 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun. Lalu kapan startup kuliner ini akan mencatatkan saham perdana alias IPO?

Co-founder sekaligus Chief Business Officer James Prananto menyatakan kemungkinan perusahaan IPO paling cepat pada 2023. Namun ia tidak memerinci bursa saham yang dipilih di dalam atau luar negeri, maupun keduanya.

“Kami tidak bisa sampaikan (akan IPO di mana?). Startup, setiap tahun perubahan cepat. Jadi, kami masih belum tahu. Mungkin setahun berikutnya sudah ada gambaran jelas,” kata James dalam wawancara secara online dengan Katadata.co.id, Rabu (29/12).

Ia hanya menyebut Kopi Kenangan ingin memperluas pasar ke negara lain. “Kami ingin membawa merek (brand) Indonesia ke pasar yang lebih besar,” ujar dia. “IPO salah satu validasinya.”

Advertisement

James mengatakan, Kopi Kenangan akan menyasar pasar Asia Tenggara. Namun ia masih enggan memerinci negara yang dituju.

“Thailand dan Malaysia merupakan (pasar) yang kami pelajari,” kata James. "Yang paling penting apakah pasar atau penikmat kopinya besar?"

Sedangkan di situs pencarian Google, Kopi Kenangan tercatat sudah memiliki kantor di Singapura dan Malaysia.

Kopi Kenangan meraih pendanaan seri A US$ 20 juta atau setara Rp 280 miliar pada 2019. Investasi ini dipimpin oleh Sequoia India, diikuti beberapa investor lain termasuk rapper Jay-Z dan petenis Serena Williams.

Pada 2020, unicorn itu mengumumkan pendanaan seri B US$ 109 juta. Investasi ini dipimpin oleh Sequoia Capital dan diikuti oleh Alpha JWC. Selain itu, ada pemodal anyar yang berpartisipasi yakni B Capital, Horizons Ventures, Verlinvest, Kunlun, dan Sofina.

Akhir tahun ini, startup jumbo itu memperoleh pendanaan seri C US$ 96 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun. Investasi ini diketuai oleh dipimpin oleh Tybourne Capital Management.

Sejumlah investor pada seri sebelumnya juga berpartisipasi, seperti Horizons Ventures, Kunlun, dan B Capital. Selain itu, terdapat penanam modal baru yakni Falcon Edge Capital.

Berdasarkan data Crunchbase, Kopi Kenangan telah mengumpulkan total US$ 333 juta lewat enam putaran pendanaan.

Reporter: Desy Setyowati, Intan Nirmala Sari
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait