Kominfo Target Internet 3G Dihapus pada 2023

Image title
30 Desember 2021, 16:15
3g, kominfo, 4g, internet, xl axiata, telkomsel, indosat, tri, smartfren
ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Teknisi XL Axiata memeriksa perangkat BTS di kawasan Rasuna Said, Jakarta, Senin (10/2/2020).

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sedang melakukan kajian mendalam terkait penghapusan jaringan internet generasi ketiga atau 3G. Kominfo menargetkan penghapusan 3G dilakukan setelah jaringan 4G mengaliri semua wilayah Indonesia.

Sedangkan kementerian menargetkan seluruh wilayah Indonesia terakses 4G pada akhir 2022. Ini artinya, internet 3G akan mulai dihapus pada 2023. 

Juru bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi mengatakan, kajian yang akan dilakukan Kominfo terkait mekanisme dan teknis penghapusan internet 3G. Kominfo juga mempertimbangkan dua prinsip.

Pertama, memastikan internet 4G tersedia di semua wilayahIndonesia. "Ini akan menentukan kapan akan eksekusi penghapusan 3G," kata Dedy dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (30/12).

Kominfo mencatat, masih ada 12.548 titik yang belum terlayani jaringan 4G. Seluruh wilayah ini ditarget terakses 4G tahun depan.

Kementerian pun membangun 1.200 menara Base Transceiver Station (BTS) tahun lalu. Tahun ini, Kominfo sudah menyelesaikan 60% dari target.

Prinsip kedua, kepentingan masyarakat secara umum. "Kami pastikan agar mekanisme penghapusan jaringan 3G tidak merugikan pengguna layanan seluler," katanya.

Sebelumnya, Menteri Kominfo Johnny G Plate meminta agar operator seluler menghapus jaringan 3G. "Kami minta operator seluler fade out 3G," ujarnya dalam acara Retrospeksi Kominfo 2021 dan Outlook 2022, Selasa (28/12).

Alasannya, jaringan 3G sama dengan 4G yakni menawarkan layanan internet. Akan tetapi, koneksinya lebih lambat dibandingkan 4G.

Sedangkan, jaringan 2G hanya untuk komunikasi. Oleh karena itu, penghapusan 3G bertujuan mendorong efisiensi infrastruktur.

Operator seluler pun menyatakan siap untuk menata ulang (refarming) frekuensi 3G. Group Head Corporate Communications XL Axiata Tri Wahyuningsih mengatakan, perusahaan telah menata ulang teknologi yang digunakan (technology refarming) dari 3G ke 4G. 

Bekas frekuensi 3G akan digunakan untuk layanan 4G. "Ini sebagai wujud komitmen untuk meningkatkan kualitas jaringan dan layanan 4G," katanya kepada Katadata.co.id, Rabu (29/12).

Ia mengatakan, penataan ulang teknologi dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah tertentu.

General Manager External Corporate Communications Telkomsel Aldin Hasyim juga mengatakan, perusahaan siap mengikuti arahan pemerintah. "Penghapusan 3G kami lakukan dengan tetap menjaga dan memastikan terpenuhinya kualitas layanan kepada pelanggan secara optimal," katanya.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait