Selain Metaverse, Tiga Teknologi Ini Diramal Tren pada 2022

Facebook, Microsoft, dan belasan perusahaan lainnya beralih ke bisnis dunia virtual metaverse. Selain itu, teknologi seperti rumah pintar diramal tren tahun ini.
Image title
6 Januari 2022, 12:19
metaverse, dunia virtual, teknologi, rumah pintar
Netflix
Film Ready Player One

Sejumlah analis memperkirakan metaverse menjadi tren tahun ini. Selain itu, tiga teknologi lain yang diramal masif diadopsi yakni rumah pintar, perangkat kesehatan, dan kendaraan listrik alias electrical vehicle (EV).

Tren keempat teknologi itu didorong oleh proyek-proyek big tech. Facebook misalnya, gencar mengembangkan teknologi yang melibatkan penggunaan headset untuk memainkan game 3D atau tiga dimensi.  

Facebook bahkan berganti nama menjadi Meta akhir tahun lalu dan menyatakan sebagai perusahaan penyedia layanan metaverse. Induk Instagram ini akan membangun dunia virtual menggunakan beragam perangkat berbasis virtual reality (VR) dan augmentend reality (AR).

Pejabat venture capital Matthew Ball mengatakan, metaverse akan menjadi tren pengembangan teknologi tahun ini. "Saat ini kami berada di dunia di mana orang beberapa kali sehari mengirimkan gambar yang mencerminkan diri mereka sendiri,” kata dia dikutip dari The New York Times, pada Rabu (5/1).

Advertisement

Setelah fase tersebut, orang-orang mulai mengambil representasi visual dan mendimensikannya. "Anda akan pergi ke suatu lingkungan dan mengekspresikan diri Anda melalui avatar," ujarnya.

Analis Goldman Sachs Eric Sheridan mengatakan, saat ini metaverse masih diakses melalui ponsel pintar (smartphone). Akan tetapi, beberapa raksasa teknologi diprediksi gencar mengembangkan perangkat VR canggih atau headset AR tahun ini.

Menurutnya, big tech seperti Microsoft diperkirakan bertaruh pada perangkat yang membawa pengguna ke dunia virtual. Mereka juga akan membuka pasar baru.

"Big tech sekarang melihat ke arah AR sebagai pergeseran platform komputasi berikutnya," kata Sheridan dikutip dari CNBC Internasional, akhir pekan lalu (1/1). 

Presiden regional Cina di HTC Alvin Graylin juga mengatakan, metaverse secara penuh memang membutuhkan waktu hingga lima tahun. "Namun, produk dan layanan yang akan terdiri dari Metaverse, akan datang lebih cepat," ujarnya.

Selain metaverse, ada tiga teknologi lain yang akan berkembang tahun ini, salah satunya rumah pintar. Vice president of marketing SmartThings Samantha Osborne mengatakan, selama beberapa tahun terakhir, produk rumah pintar terus bertumbuh. 

Banyak produk yang dihasilkan seperti termostat, kunci pintu, dan penyedot debu robot yang terhubung ke internet. Harganya juga semakin terjangkau dan terintegrasi dengan teknologi Alexa dari Amazon, Google Assistant, dan Siri dari Apple.

"Semuanya berbicara dalam bahasa yang sama, dibangun di atas teknologi yang sudah terbukti," ujarnya.

Teknologi lainnya yang berkembang tahun ini adalah perangkat kesehatan. Gawai kebugaran seperti Apple Watch dan Fitbit semakin populer.

"Perusahaan teknologi sedang bereksperimen tahun ini dengan perangkat wearable yang lebih kecil yang mengumpulkan lebih banyak data intim tentang kesehatan pengguna," demikian dikutip The New York Times.

Terakhir, kendaraan listrik. Teknologi ini akan berkembang tahun ini terdorong oleh komitmen ekonomi hijau sejumlah negara.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden misalnya, menargetkan setengah dari semua kendaraan yang dijual di Negeri Paman Sam berbasis listrik pada 2030.

Hal itu mendorong produsen kendaraan berorientasi listrik. General Motors misalnya, berencana mengungkap truk pikap Chevrolet Silverado bertenaga baterai.

Mercedes-Benz telah berbagi rencana untuk mobil listrik yang akan dirilis pada tahun-tahun mendatang.

Raksasa teknologi, Apple juga merekrut mantan petinggi Tesla Christopher Moore untuk memperkuat upaya pengembangan kendaraan listrik. Produsen iPhone ini memang berencana membuat mobil listrik bernama Apple Car yang akan diproduksi pada 2024.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait