Anak Usaha Bank Mandiri Suntik Modal Tujuh Startup Tahun Lalu

Mandiri Capital Indonesia berinvestasi di tujuh startup tahun lalu, salah satunya Bukalapak. Anak usaha Bank Mandiri ini lebih banyak menyuntik modal fintech.
Image title
18 Januari 2022, 15:28
bank mandiri, investasi, pendanaan startup, startup, bukalapak, fintech
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/AWW.
Warga mengamati aplikasi-aplikasi startup yang dapat diunduh melalui telepon pintar di Jakarta, Selasa (26/10/2021).

Anak usaha Bank Mandiri, Mandiri Capital Indonesia berinvestasi di tujuh startup tahun lalu. Perusahaan rintisan yang disuntik modal bergerak di bidang teknologi finansial (fintech) dan keuangan.

Pendanaan itu terdiri atas tiga investasi baru dan empat lanjutan atau follow-on. Langkah ini bertujuan mewujudkan kolaborasi antara Mandiri Group dengan sejumlah startup yang membawa nilai sinergi (synergy value) tertinggi bagi perusahaan.

“Ini menjadi salah satu catatan milestone kesuksesan kami. Ketika kami berhasil mencatatkan peningkatan jumlah dan nilai penggalangan dana yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Direktur Utama Mandiri Capital Indonesia Eddi Danusaputro dalam keterangan pers, Selasa (18/1).

Ketiga investasi baru perusahaan modal ventura tersebut yakni:

Advertisement
  1. Bukalapak, pendanaan Pra-IPO yang dipimpin oleh GIC dan Standard Chartered. Nilainya tidak diungkapkan.
  2. Ayoconnect, pendanaan Pra-Seri B bersama Patamar Capital dan Habibie Foundation. Totalnya sekitar Rp 143 miliar.
  3. Salah satu startup di sektor asuransi alias insurtech pada pertengahan Desember 2021.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu juga melakukan empat investasi lanjutan atau follow-on di antaranya:

  1. Amartha, yang dipimpin oleh Women’s World Banking dan MDI Ventures. Nilainya lebih dari Rp 510 miliar.
  2. iSeller, pendanaan Pra-Seri B yang dipimpin oleh AppWorks dan Openspace Ventures. Total suntikan dana Rp 120 miliar.
  3. Crowde, pendanaan Seri B yang dipimpin oleh Monks Hill. Jumlahnya tidak diungkapkan.
  4. PrivyID, pendanaan Seri B yang dipimpin oleh GGV Capital. Nilainya lebih dari Rp 251 miliar.

Eddi berharap, Mandiri Capital Indonesia dapat berkontribusi positif demi mendukung upaya pemerintah mengejar target 90% inklusi keuangan pada 2024.

Dukungan lain Mandiri Capital Indonesia kepada Mandiri Group dan ekosistem startup direalisasikan melalui beberapa inisiatif sinergi di antaranya:

  1. Penyaluran kredit agrikultur melalui Crowde Rp 310 miliar
  2. Penyaluran kredit kepada pelaku UMKM melalui Investree Rp 306 miliar
  3. Kerja sama komprehensif dengan Bukalapak pada tiga lini produk yakni pembayaran, kredit, dan investasi
  4. Penggunaan platform Jurnal dan Klik Pajak untuk mendigitalisasi laporan keuangan nasabah SME Mandiri dan Yokkebiz. Ini merupakan hasil kolaborasi antara iSeller dengan Yokke yang menghasilkan peningkatan enam ribu pengguna terdaftar.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait