Investor Gojek Suntik Startup Mobil Bekas Moladin Rp 575 Miliar

Investor Gojek dan asal India menyuntik Moladin Rp 575 miliar. Startup penyedia platform mobil bekas ini mengkaji bisnis baru.
Image title
19 Januari 2022, 12:44
startup, gojek, investasi, pendanaan startup, mobil bekas, Moladin
Moladin
Tim Moladin

Startup penyedia platform mobil bekas omnichannel Moladin meraih pendanaan seri A US$ 42 juta atau sekitar Rp 575 miliar. Investasi ini dipimpin oleh Sequoia Capital India dan investor Gojek, Northstar Group.

Penanam modal lain yang berpartisipasi yakni East Venture, Global Founders Capital, dan K3 Ventures.

Co-founder sekaligus CEO Moladin Andrew Khoo mengatakan, dana segar tersebut akan dipakai untuk meningkatkan bisnis transaksi mobil di platform. Selain itu, memperluas jaringan cabang dan memasuki peluang tambahan baru seperti ritel, pembiayaan, dan servis.

Ia mengatakan, visi Moladin adalah menjadi katalis positif dalam kegiatan mobilitas fisik dan sosial ekonomi setiap orang di ekosistem. Ia optimistis, sebagian besar pembeli dan penjual mobil bekas masih ingin berinteraksi dengan ahli tepercaya.

Advertisement

“Dengan menciptakan ekosistem otomotif digital lengkap (full-stack) yang didukung oleh jaringan agen dan dealer mikro berskala nasional, kami berharap dapat melayani penduduk Indonesia dengan kemampuan terbaik,” kata Andrew dalam keterangan resmi, Rabu (19/1).

Moladin telah menjangkau lebih dari 15 ribu agen dan dealer per tahun lalu. Andrew menyampaikan, ini didorong oleh model bisnis social commerce yang unik untuk memberdayakan agen dan dealer mikro.

Model bisnis yang dimaksud yakni menyederhanakan proses transaksi.

Co-founder sekaligus COO Jovin Hoon menambahkan, perusahaan berfokus meningkatkan bisnis inti di Indonesia sebelum memperluas pasar ke negara lain. Selain itu, mengkaji peluang tambahan lainnya.

“Fokus ini membantu kami mengeksekusi dengan lebih baik dan tumbuh lebih cepat dari yang orang kira sebelumnya. Meskipun demikian, otomatisasi transaksi hanyalah langkah pertama dalam perjalanan panjang saat kami menjelajahi semua peluang,” kata dia.

Managing Director di Sequoia India Abheek Anand menyampaikan, pasar mobil bekas merupakan salah satu kategori konsumen terbesar namun tidak terorganisir dengan baik di Asia Tenggara.

Ia menilai, Moladin mampu melayani agen dan konsumen akhir dengan lebih baik. Caranya, berfokus membangun pasokan mobil bekas terbaik di platform.

“Tim di Moladin membuat kami terkesan dengan eksekusi yang kuat dan menjadi platform mobil bekas terbesar di Indonesia dalam waktu sangat singkat. Kami dengan senang hati mendukung Moladin dalam melanjutkan lintasan pertumbuhannya yang cepat,” ujar dia.

Managing Director dari Northstar Group Chee-Yann Wong sepakat bahwa sektor mobil bekas dan pembiayaan kendaraan di Indonesia sangat besar dan berkembang pesat.

“Mereka juga sangat terfragmentasi dan matang untuk adanya disrupsi digital. Kami terkesan dengan visi dan eksekusi strategis tim Moladin,” ujar dia.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait