Bukalapak hingga Ajaib Gaet Artis Korea Jadi Duta Merek, Apa Hasilnya?

Setidaknya ada tujuh startup yang beroperasi di Indonesia, menggaet artis Korea Selatan. Bagaimana kinerja e-commerce hingga fintech yang menggandeng selebritas Negeri Ginseng?
Image title
4 April 2022, 16:17
blibli, lazada, korea selatan, drama korea, shopee, tokopedia, bts, park seo joon, hyun bin, lee min ho, song jong ki,
Instagram @lazada_id dan @bliblidotcom
Brand ambassador LazMall Hyun Bin dan dari Blibli, Park Seo Joon

Beberapa startup yang beroperasi di Indonesia gencar menggaet artis Korea Selatan sebagai duta merek (brand ambassador). Yang terbaru, Bukalapak menggandeng Song Joong-ki yang terkenal lewat drama Korea Vincenzo.

"Yuk ramaikan kedatangan Song Joong-ki di Bukalapak sebagai brand ambassador baru," kata perusahaan melalui akun Twitter @bukalapak, akhir pekan lalu (1/4).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Bukalapak (@bukalapak)

Artis asal Korea Selatan itu terkenal lewat sejumlah serial, seperti Vincenzo dan Descendants of the Sun (DOTS).

Advertisement

Peneliti bisnis dan pemasaran dari Universitas Prasetiya Mulya Agus Soehadi mengatakan, konsep influencer yang direkrut oleh e-commerce pada dasarnya mirip dengan celebrity endorser yang dilakukan pemilik merek.

Menurut dia, dampak influencer terhadap bisnis e-commerce akan sangat tergantung dari jumlah pengikut atau followers di media sosial dan persepsi influencer terhadap perusahaan.

“Kemudian, bagaimana konten yang digunakan dalam komunikasinya,” ujar Agus kepada Katadata.co.id, pada Mei tahun lalu (21/4/2021).

Hal itu tentu berkaitan dengan pesan yang ingin dibangun oleh perusahaan melalui duta merek.

"Setiap endorser atau influencer memiliki fan yang loyal dan fanatik, seperti artis Korea Selatan. Mereka tentu berusaha mengikuti apa yang disukai atau direkomendasikan oleh idola," ujar Agus kepada Katadata.co.id, pada Agustus tahun lalu (23/8/2021).

Dengan meningkatnya minat dan kepercayaan konsumen, maka transaksi terutama saat festival belanja bisa ikut terdongkrak. "Ada dampaknya terhadap penjualan," ujar Agus.

Bagi konsumen, kehadiran influencer dapat memberikan citraan positif terhadap e-commerce. Muji (27 tahun) misalnya, sangat senang bisa menonton live streaming konser BLACKPINK di fitur Tokopedia Live pada 25 Januari 2021.

“Di situasi pandemi seperti ini, walaupun lebih suka menonton konser langsung, saya sangat menikmatinya,” ujar Muji kepada Katadata.co.id. Apalagi konser virtual itu diadakan secara gratis.

Sama seperti Muji, Fildzah (27 tahun) beberapa kali membeli produk merchandise grup idola favorit di Shopee. Dia senang dapat mengoleksi barang-barang hallyu atau Korean Wave, berupa light stick, album hingga photo card.

“Saya beli karena suka mereka (K-Pop group) dan memang barangnya lucu,” ujar Fildzah.

Selain Bukalapak, beberapa startup gencar menggaet artis Korea Selatan sebagai brand ambassador. Katadata.co.id mencatat, setidaknya ada tujuh perusahaan rintisan yang menjalankan strategi ini, di antaranya:

1. Bukalapak

E-commerce itu menggaet Song Joong-ki bulan ini. Berdasarkan laporan iPrice, Bukalapak menjadi e-commerce dengan jumlah kunjungan situs tertinggi ketiga di Indonesia, yakni 29,8 juta tahun lalu.

Dalam laporan keuangan, unicorn itu mengantongi pendapatan neto Rp 863,62 miliar dalam enam bulan pertama 2021. Nilai ini tumbuh 34,67% dibandingkan semester I 2020 Rp 641,28 miliar.

Bukalapak mencatatkan rugi bersih Rp 766,23 miliar sepanjang semester I 2021. Meski begitu, kerugian ini menyusut 25,33% dibandingkan periode sama 2020 Rp 1,02 triliun.

2. Shopee

E-commerce asal Singapura ini telah menggandeng artis Korea Selatan Blackpink dalam rangka hari belanja online nasional (harbolnas) 12.12 di Filipina, Vietnam, Singapura, Malaysia, Thailand, Taiwan, dan Indonesia pada 2018.

Shopee pun mencatatkan rekor 12 juta lebih transaksi di tujuh negara saat itu. Sebanyak 5,4 juta di antaranya berasal dari Indonesia

 Lebih dari 48 juta pengguna mengunjungi platform Shopee. Selain itu, gim goyang Shopee dimainkan 46 juta kali.

Dalam waktu tiga bulan, Shopee menyalip Lazada dari sisi jumlah kunjungan terbanyak per bulan ke platform di regional pada awal 2019. Padahal Lazada masih memimpin pada akhir 2018, berdasarkan data iPrice.

Shopee pun menggandeng lebih banyak selebritas Korea Selatan. E-commerce ini kemudian mengadakan fanmeeting dengan Red Velvet pada April 2019.

Para penggemarnya yang disebut ReVeluv dapat berinteraksi dengan semua anggota grup yakni Irene, Yeri, Joy, Seulgi, dan Wendy melalui fitur siaran langsung di aplikasi. Dalam satu jam, lebih dari 170 ribu pengguna menonton dan mengajukan pertanyaan kepada para idolanya.

Jumlah kunjungan Shopee di Tanah Air pun melampaui Bukalapak, sehingga berada di urutan kedua setelah Tokopedia pada kuartal II 2019.

Lalu, perusahaan menggaet GFriend pada November 2019. Pada pesta diskon 11.11 itu, perusahaan membukukan penjualan hingga 70 juta produk di tujuh negara.

Kali ini, jumlah kunjungannya menyalip Tokopedia. Perusahaan pun menempati urutan pertama di Indonesia pada akhir 2019.

Sejak saat itu, Shopee terus memimpin di Indonesia. Riset iPrice menunjukkan, Shopee menjadi aplikasi e-commerce paling populer di App Store maupun Google Play Store tahun lalu.

Shopee juga mencatatkan 131,8 juta kunjungan situs tahun lalu.

Survei perusahaan riset asal Prancis, Ipsos juga menunjukkan bahwa Shopee menjadi e-commerce paling banyak digunakan di Indonesia. Capaian Shopee itu terdorong oleh kinerja ciamik saat Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) dan strategi menggaet usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Anak usaha Sea Group ini mencatatkan jumlah transaksi (Gross Merchandise Value/GMV) mencapai US$ 56 miliar selama kuartal IV 2021.

3. Garena

Perusahaan game asal Singapura ini menggaet grup idola asal Korea Selatan, Bangtan Sonyeondan atau BTS sebagai brand ambassador gim Free Fire. BTS terlibat secara langsung dalam berbagai rangkaian acara Free Fire pada bulan lalu.

Sedangkan, Garena mencatatkan peningkatan pendapatan 114,3% menjadi US$ 4,3 miliar tahun lalu. Ini terutama karena peningkatan basis pengguna aktif kami, serta penetrasi pengguna berbayar yang semakin dalam.

4. Lazada

Lazada menggaet Lee Min Ho sebagai brand ambassador dalam rangka 11.11 pada 2020. Tahun lalu, e-commerce asal Singapura itu menggaet Kim Tae-pyung atau yang dikenal dengan Hyun Bin sebagai duta merek LazMall.

iPrice mencatat, Lazada telah mendapatkan 28,5 juta kunjungan situs. Pada tahun lalu, GMV Lazada di Asia Tenggara meningkat menjadi sekitar US$ 21 miliar atau sekitar Rp 302 triliun.

5. Blibli

E-commerce besutan Grup Djarum ini menggaet pemeran utama Itaewon Class, Park Seo Joon. 

Blibli merupakan platform jual beli buatan Indonesia yang dengan model bisnis berfokus pada Business to Business (B2B), Business to Customer (B2C), Business to Business to Consumer (B2B2C).

Mengutip dari situs blibli.com, platform ini memiliki lebih dari 100.000 mitra usaha yang menyediakan beragam produk berkualitas. iPrice mencatat, Blibli berhasil mendapatkan 15,6 juta kunjungan situs tahun lalu.

6. Tokopedia

Tokopedia menggandeng BTS sejak Oktober 2019. Jumlah kunjungan ke platform Tokopedia merangkak naik.

Sedangkan jumlah kunjungan ke platform Shopee sempat turun pada kuartal I 2020, meski masih memimpin di Indonesia.

Kini, iPrice mencatat bahwa Tokopedia menjadi e-commerce dengan jumlah kunjungan situs terbesar di Indonesia, yakni 149,6 juta kunjungan tahun lalu. Sedangkan Shopee 131,8 juta kunjungan.  

7. Ajaib

Startup teknologi finansial (fintech) investasi Ajaib Sekuritas menggaet artis Korea Selatan Kim Seon-Ho. Ia merupakan pemeran Han Ji-Pyeong dalam serial Start-Up.

Ajaib memilih Kim Seon-Ho alias Han Ji-Pyeong sebagai brand ambassador sebab karakter Seon-Ho dalam serial Start-Up menginspirasi para milenial untuk berinvestasi.

Dalam laporan keuangan, Ajaib mampu membalikkan posisi rugi bersih Rp 2,5 miliar pada semester I 2020 menjadi laba bersih Rp 4,54 miliar pada semester I 2021. Salah satu penyokongnya yakni pendapatan transaksi saham yang meningkat signifikan.

Berdasarkan laporan keuangan, Ajaib Sekuritas mengantongi pendapatan Rp 30,58 miliar pada enam bulan pertama tahun ini. Pendapatan ini naik 12.696% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 239,02 juta.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan, Cindy Mutia Annur
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait