Mengenal PayPal, Diblokir Kominfo tapi Digunakan Warga Indonesia

Kominfo membuka blokir sementara PayPal, karena banyak warganet yang mengeluh tidak bisa menerima gaji. Apa itu PayPal yang dimiliki oleh orang terkaya di dunia Elon Musk?
Image title
2 Agustus 2022, 12:04
PayPal, Kominfo, elon musk
Pixabay
Paypal

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir sejumlah Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat yang belum mendaftar, termasuk PayPal. Namun warganet mengeluh tidak bisa menerima gaji karena pemblokiran ini.

Alhasil, Kominfo membuka sementara blokir PayPal selama lima hari kerja. Ini artinya, layanan teknologi finansial itu akan kembali diblokir pada Sabtu (6/8).

“Ini kami buka karena mendengar aspirasi masyarakat yang mengeluhkan dananya tertahan di PayPal," ujar Dirjen Aplikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangarepan dalam konferensi pers, Minggu (31/7).

“Kami harapkan masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk migrasi sistem pembayarannya,” kata dia.

Advertisement

Sebelumnya, beberapa netizen mengeluhkan hal ini, salah satunya karena tidak dapat menerima gaji. “Blokir PayPal justru mempersulit para pengguna mencari uang,” kata Akumagawa Mitan dikutip dari Twitter, Sabtu (30/7).

Hal senada disampaikan oleh Rens. “PayPal adalah tempat saya menerima gaji dari pekerjaan freelance. Jika Bapak (Kominfo) memblokir platform ini, saya akan kehilangan mata pencaharian saya,” ujar dia.

Kelebihan dan Kelemahan PayPal

PayPal merupakan platform pembayaran digital asal Amerika milik PayPal Holdings Inc. Perusahaan ini didirikan oleh pengusaha teknologi Peter Thiel dan Max Levchin pada 1998 dengan nama Confinity.

Confinity kemudian merger dengan X.com milik orang terkaya di dunia Elon Musk pada Maret 2000. Lalu membentuk bisnis bernama PayPal.

PayPal, termasuk layanan di bawahnya seperti Braintree, Venmo, dan Xoom tersedia di lebih dari 200 pasar di dunia. Ini memungkinkan konsumen dan pedagang menerima uang dalam lebih dari 100 mata uang, menarik dana dalam 56 mata uang, dan menyimpan saldo dalam 25 mata uang.

Perusahaan itu memiliki 426 juta akun aktif per tahun lalu. Selain itu, mengelola US$ 1,25 triliun pembayaran dalam setahun dan 40.006 transaksi pembayaran per menit.

PayPal juga mempunyai 30.900 karyawan.

Business of Apps melaporkan, pendapatan PayPal mencapai US$ 25,3 miliar tahun lalu atau meningkat 18% dari tahun ke tahun (year on year/yoy). Sedangkan laba bersihnya turun dari US$ 4,2 miliar pada 2020 menjadi US$ 4,1 miliar tahun lalu.

Melalui kombinasi inovasi teknologi dan kemitraan strategis, PayPal menciptakan cara efisien untuk mengelola dan memindahkan uang. Perusahaan tidak mengenakan biaya transaksi, kecuali saat menjual barang atau meminta pembayaran.

PayPal juga memiliki kelebihan terkait keamanan data pribadi pengguna. Durasi transfer ke sesama akun atau ke rekening bank di beda negara juga hanya memerlukan waktu 24 jam.

Namun demikian, PayPal juga memiliki beberapa kekurangan seperti ada biaya administrasi untuk transfer dana ke rekening non-PayPal. Selain itu, cakupan transaksi yang luas membuatnya mudah disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab atau pengguna yang lalai ketika menggunakan platform ini.

Reporter: Lenny Septiani
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait