Eropa Minta Google, Facebook, Netflix Biayai Infrastruktur Internet

Tiga negara di Eropa mendesak pembentukan aturan yang memaksa raksasa teknologi seperti Google, induk Facebook hingga Netflix ikut membiayai pembangunan infrastruktur telekomunikasi.
Image title
2 Agustus 2022, 15:23
facebook, netflix, eropa, Google
Pixabay
Kantor Google

Uni Eropa meminta raksasa teknologi seperti Google, induk Facebook yakni Meta hingga Netflix untuk ikut patungan membiayai infrastruktur telekomunikasi. Ini utamanya disampaikan oleh pemerintah Prancis, Italia, dan Spanyol.

Ketiga negara itu meningkatkan tekanan terhadap Komisi Eropa untuk membuat undang-undang yang memastikan raksasa teknologi turut membiayai sebagian infrastruktur internet.

Regulator Eropa mengatakan pada Mei, mereka sedang menganalisis pertanyaan apakah raksasa teknologi seperti Google, Meta, dan Netflix harus menanggung sebagian biaya untuk meningkatkan jaringan telekomunikasi.

Dalam dokumen bersama, pemerintah Prancis, Italia, dan Spanyol mengatakan bahwa enam penyedia konten terbesar menyumbang 55% traffic internet.

Advertisement

“Ini menghasilkan biaya khusus untuk operator telekomunikasi Eropa dalam hal kapasitas, saat mereka sudah sangat berinvestasi di bagian jaringan yang paling mahal dengan adanya 5G dan Fiber-To-The-Home,” demikian isi dokumen itu dikutip dari Reuters, Senin (1/8).

Oleh karena itu, Prancis, Italia, dan Spanyol mendesak Komisi Eropa memaksa raksasa teknologi ikut membayar pembangunan infrastruktur telekomunikasi. "Kami menyerukan proposal legislatif, memastikan semua pelaku pasar berkontribusi pada biaya infrastruktur digital," demikian dikutip.

Dua pejabat Italia mengonfirmasi rincian dokumen bersama tersebut. Salah satu dari mereka mengatakan, pemerintah Roma akan memberikan dukungan informal dalam mengurus kajian aturan baru ini.

Berdasarkan studi kelompok lobi telekomunikasi ETNO pada awal tahun, kontribusi raksasa teknologi 20 miliar euro per tahun untuk biaya jaringan dapat mendorong ekonomi Eropa 72 miliar euro.

Namun aktivis hak digital menilai, keterlibatan raksasa teknologi dalam membayar jaringan dapat mengancam aturan netralitas di Eropa. Ini dikhawatirkan mempermudah perusahaan teknologi membuat kesepakatan terkait aturan.

Dalam dokumen bersama itu, setiap proposal legislatif harus memastikan keadilan di antara pengguna sesuai dengan aturan netralitas bersih. “Ini prinsip inti yang benar-benar perlu dipertahankan," demikian isi dokumen.

Reporter: Lenny Septiani
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait