Tokopedia Naikkan Biaya Bebas Ongkir ke Penjual

Tokopedia menaikkan biaya gratis ongkir 2,5% - 3,5% kepada penjual. E-commerce ini sebelumnya mengenakan biaya layanan Rp 1.000 per transaksi kepada konsumen.
Desy Setyowati
26 Oktober 2022, 16:31
Tokopedia, bebas ongkir
Tokopedia
Tokopedia

Tokopedia menaikkan biaya bebas ongir atau ongkos kirim yang dibebankan ke penjual. Biayanya 2,5% - 3,5%  maksimal Rp 10 ribu per produk terjual.

Sebelumnya besarannya 1,5% - 3%. Penyesuaian ini berlaku mulai pekan depan atau 1 November.

“Biaya layanan yang ditanggung oleh seller tidak akan melebihi subsidi bebas ongkir yang diberikan Tokopedia kepada pembeli,” kata perusahaan di laman resminya, Rabu (26/10).

Subsidi bebas ongkir yang diberikan oleh Tokopedia kepada pembeli yaki Rp 20 ribu untuk pengiriman dalam pulau dan Rp 40 ribu antar-pulau.

Advertisement

Penyesuaian itu berlaku untuk mitra penjual (merchant) reguler, power, dan power merchant pro yang menggunakan layanan bebas ongkir. Rincian tarifnya sebagai berikut:

  • Regular merchant naik dari 3% menjadi 3,5%
  • Power merchant naik dari 2,25% menjadi 3%
  • Power merchant pro naik dari 1,5% menjadi 2,5%

“Penyesuaian biaya bebas ongkir tidak berlaku untuk toko resmi atau official store,” kata Tokopedia.

Sebelumnya, Tokopedia menambah biaya layanan Rp 1.000 per transaksi kepada konsumen. Ini untuk ntuk pembelian barang online.

Sedangkan transaksi produk digital seperti isi ulang (top up) pulsa, zakat, donasi hingga investasi. Namun pembelian emas dan pulsa dalam bentuk fisik tetap dikenakan biaya.

Head of External Communications Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya menjelaskan, perusahaan berupaya meningkatkan kualitas pengalaman pengguna dengan menerapkan biaya jasa aplikasi Rp 1.000 per Agustus (3/8).

"Biaya layanan berbeda dan terpisah dari biaya jasa aplikasi. Biaya jasa aplikasi dikenakan untuk semua metode pembayaran," tulis Tokopedia dikutip dari website resminya, pada Agustus (4/8).

“Ini untuk setiap transaksi produk fisik melalui situs maupun aplikasi Tokopedia,” kata Ekhel kepada Katadata.co.id, pada Agustus (4/8).

Sedangkan biaya layanan dikenakan untuk setiap transaksi yang menggunakan metode pembayaran KlikBCA, BCA Klikpay, BRImo, CIMB Clicks, Jenius Pay, JakOne, LinkAja, Direct Debit BRI, OneKlik, Direct Debit Mandiri, dan OCTO Cash by CIMB Niaga.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait