Elon Musk Bawa Wastafel ke Kantor Twitter Jelang Akuisisi Besok

Orang terkaya di dunia, Elon Musk mengunjungi kantor Twitter dengan membawa wastafel. CEO Tesla ini akan menyelesaikan akuisisi Twitter besok (28/10).
Desy Setyowati
27 Oktober 2022, 10:55
Elon Musk, twitter
Twitter Elon Musk
Elon Musk membawa wastafel saat mengunjungi kantor Twitter

Elon Musk mengubah bio profil di Twitter-nya menjadi ‘Chief Twit’ jelang penutupan kesepakatan akuisisi besok (28/10). Orang terkaya di dunia versi Forbes ini juga membawa wastafel ke kantor Twitter pada Rabu (26/10).

CEO Tesla itu juga membagikan video kunjungannya ke kantor Twitter di San Francisco. Dia berjalan di aula kantor membawa wastafel.

“Memasuki kantor pusat Twitter. Biarkan itu meresap!” kata Elon Musk melalui akun Twitter @elon musk, Rabu (26/10).

Chief Marketing Officer Twitter Leslie Berland dilaporkan telah memberi tahu staf melalui email bahwa Elon Musk berencana mengunjungi kantor di San Francisco.

Advertisement

Elon Musk mengumumkan akan membeli Twitter US$ 44 miliar atau sekitar Rp 668 triliun pada April. Namun ia sempat membatalkan kesepakatan ini, karena menilai perusahaan media sosial itu tidak transparan soal jumlah akun bot dan spam.

Setelah beberapa kali persidangan, ia akhirnya sepakat untuk membeli Twitter. Namun Pengadilan Delaware memutuskan bahwa kesepakatan antara Elon Musk dan Twitter dilakukan maksimal besok (28/10).

Jika kesepakatan tidak ditutup besok (28/10, maka persidangan akan dilanjutkan.

Orang terkaya di dunia itu mengatakan bahwa dirinya membeli Twitter dengan harga yang lebih mahal dari nilai saat ini. Meski begitu, ia optimistis nilainya akan melonjak.

Harga saham Twitter US$ 53,35 per lembar pada Siang ini (27/10). Sedangkan Elon Musk membeli Twitter di level US$ 54,2 per lembar.

“Saya dan investor lain membayar lebih untuk Twitter sekarang,” kata Elon Musk dikutip dari Reuters, pekan lalu (20/10). Meski begitu, ia menilai perusahaan media sosial ini memiliki potensi besar untuk jangka panjang.

CNBC Internasional melaporkan, Elon Musk berutang US$ 25,5 miliar kepada Morgan Stanley untuk menyiapkan dana pembelian saham Twitter. Selain itu, megajukan komitmen pendanaan ekuitas US$ 21 miliar dari Bank of America, Barclays, dan MUFG.

Platform jual beli aset kripto Binance dikabarkan ikut berinvestasi US$ 500 juta. Ini sebagai bagian dari janji pembiayaan US$ 7 miliar.

Berdasarkan data Bloomberg Billionaire Index, kekayaan Elon Musk US$ 238 miliar pada 2 Oktober. Para analis memperkirakan, pendiri SpaceX ini kehilangan US$ 65 miliar dalam sebulan sejak mengajukan tawaran untuk membeli saham Twitter pada April.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait