Startup Buatan Korban PHK Raih Rp 7,5 Miliar dari East Venture

Lenny Septiani
21 Desember 2022, 13:15
Startup, phk, East Ventures
East Ventures
Startup buatan pegawai di-PHK raih pendanaan dari East Ventures

East Ventures menggelar program Indonesia Pasti Bisa, Maju Terus Pantang Mundur (IDPB MTPM) untuk membantu pegawai startup yang mengalami pemutusan hubungan kerja alias PHK. Perusahaan modal ventura ini memberikan pendanaan total US$ 500 ribu atau Rp 7,5 miliar.

Dana itu diberikan kepada startup, termasuk yang dibentuk oleh karyawan yang terkena PHK. Uang akan disalurkan melalui program coaching dan hackathon IDPB MTPM.

IDPB MTPM merupakan proyek kolaborasi yang dipimpin oleh East Ventures, sebagai salah satu solusi terhadap maraknya PHK startup.

Itu kelanjutan dari IDPB, gerakan kolaboratif yang dipelopori oleh East Ventures sejak 2020 untuk mendukung masyarakat menghadapi masa krisis di Indonesia.

Inisiatif tersebut memberikan kesempatan bagi para calon wirausahawan untuk mengembangkan ide bisnis dan mengambil langkah pertama dalam membentuk startup.

IDPB MTPM berfokus pada dua hal, yaitu:

  1. Program coaching dan hackathon: bertujuan mendukung para talenta terkena dampak yang ingin membangun perjalanan kewirausahaan dan yang ingin menjadi calon pengusaha
  2. Job board

Tim terpilih telah mempresentasikan ide bisnis dan minimum viable product alias MVP mereka kepada para juri pada 13 dan 14 Desember.

Juri tersebut di antaranya:

  • Partner East Ventures Avina Sugiarto dan Melisa Irene
  • Managing Partner Skystar Capital Abraham Hidayat
  • Principal Skystar Capital Andreas Dymasius
  • Principal Sinar Mas Digital Ventures (SMDV) Edoardo Prawira Judokusumo

Sedangkan 30 tim juara terpilih yakni:

  1. Aksata
  2. AYANGKU
  3. Barengan
  4. BotaNize
  5. Cios
  6. Disanitasi
  7. Dole
  8. Fellas
  9. Foodtrition
  10. God Army
  11. Hello
  12. HomHub
  13. IJO
  14. Kommodity
  15. Meramu
  16. Middleboard
  17. MIG
  18. Montiro
  19. Mutual
  20. Qelas.id
  21. Repax
  22. Sak Kula
  23. SAMA ERP
  24. Sampai Pinter
  25. SOCIO STARTUP INDONESIA
  26. Solopreneurs AI
  27. STEVOR
  28. Sweetlift
  29. Tryvel (Berpijar)
  30. Tulisno

“Saya dan anggota tim merupakan karyawan yang terkena dampak PHK," kata salah satu anggota tim juara Tryvel (Berpijar) Anky Andikara dalam keterangan pers, Selasa (20/12).

Pria yang sebelumnya bekerja di startup gerbang pembayaran alias payment gateway itu menilai, program IDPB MTPM menyediakan sesi pelatihan dengan wawasan (insight) yang sesuai.

“Kami dibimbing untuk terus berpikir ulang dan mencari bentuk yang lebih tepat lagi untuk ide bisnis," kata Anky.

Partner East Ventures Avina Sugiarto menambahkan, IDPB MTPM menjadi platform bagi calon pengusaha untuk mengembangkan ide bisnis dan MVP. Selain itu, bertemu langsung dengan pelatih ahli.

"Kami bersyukur dan senang dapat bekerja sama dengan lebih dari 27 mitra, 35 pelatih, dan juri yang telah meluangkan waktu dan upaya yang berharga untuk mendukung program ini," kata Avina.

Managing Partner Skystar Capital Abraham Hidayat berharap, kegiatan itu memberikan banyak dampak positif. "Maka, banyak yang terinsiprasi untuk menggunakan situasi kurang menyenangkan ini untuk bangkit dan menciptakan sesuatu yang baru," katanya.

Sedangkan Chief Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land Irawan Harahap mengungkapkan, sektor digital kini menjadi bagian dari pertumbuhan Sinar Mas Land.

"Kami berharap semua tim juara dapat memberikan dampak yang besar dan kami bersemangat untuk menyambut mereka di Digital Hub, BSD City," ujarnya.

Ketua Tim Business Matchmaking Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Luat Sihombing menambahkan, IDPB MTMP menjadi salah satu jembatan solusi bagi talenta digital menghadapi masa sulit.

Program IDPB MTMP diikuti oleh total 270 pendaftar, yang mencakup 551 orang dari 50 kota. Mereka melalui 11 hari coaching dan hackathon yang dilakukan secara online dan offline dengan East Ventures dan pakar di industri.

Reporter: Lenny Septiani
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait