Startup Vietnam dan India Jadi Pesaing Berat RI Tahun Depan

Lenny Septiani
26 Desember 2022, 17:52
startup, india, vietnam, cina, pendanaan
Katadata
Diskusi Katadata Forum dengan tema "Transformasi Indonesia Menuju Raksasa Ekonomi Digital" di Jakarta, pada 2018

Startup India dan Vietnam menjadi incaran investor di tengah ketatnya pendanaan tahun ini. Namun modal ventura Indonesia menilai, pasar Tanah Air tetap menarik.

Berdasarkan laporan Google, Temasek, dan Bain & Company bertajuk eConomy 2022, pendanaan dari modal ventura ke startup di Vietnam pada 2025 - 2030 diperkirakan naik 83% dibandingkan tahun ini.

Angka itu lebih tinggi ketimbang Indonesia 73%, persentase yang sama dengan Filipina.

Sedangkan India mencatatkan peningkatan pendanaan ke startup dari investor Cina sejak tahun lalu. Raksasa teknologi Tiongkok seperti Alibaba dan Tencent sebelumnya masif menyuntik modal perusahaan rintisan Indonesia.

Meski begitu, Co-Founder sekaligus Managing Partner di Ideosource dan Gayo Capital Edward Ismawan Chamdani mengatakan bahwa pasar Indonesia tetap menarik.

"Kalau di lihat dari size digital economy, Indonesia hampir 2,5 sampai 3 kali lebih besar ketimbang Vietnam," kata Edward kepada Katadata.co.id, Senin (26/12).

Pangsa pasar India memang lebih besar dari Indonesia. Namun, "dari sisi
pertumbuhan tahunan atau Compound Annual Growth Rate (CAGR) seharusnya Indonesia tidak kalah menarik," katanya.

Ketua Asosiasi Modal Ventura Untuk Startup Indonesia (Amvesindo) Eddi Danusaputro menyampaikan, pasar India dan Vietnam diminati investor sejak 5 – 10 tahun lalu. “Dan, akan terus diminati,” katanya kepada Katadata.co.id, Senin (26/12).

“Sebab, penduduk banyak, middle class tumbuh dan banyak pengeluaran. Mirip Indonesia. Sektornya juga mirip seperti marketplace, fintech, logistics, edutech, health, dan lainnya,” tambah Eddi.

Startup Vietnam dan India Berkilau

Founding Partner Golden Gate Ventures Vinnie Lauria mengatakan, Asia Tenggara akan terus menjadi tujuan investasi tahun depan. Namun ada satu pasar tertentu yang menonjol.

“Vietnam akan bersinar dengan latar belakang tantangan ekonomi global,” kata Lauria dikutip dari e27.

Ia mengatakan dengan raksasa teknologi global yang berinvestasi di manufaktur teknologi canggih di Vietnam, pasar domestik berkembang secara fenomenal dengan proyeksi produk domestik bruto (PDB) 6,2%.

Hal tersebut dinilai dapat mengubah Vietnam menjadi magnet besar bagi talenta teknologi. Pada akhirnya, akan melahirkan generasi startup teknologi berikutnya yang dapat mendominasi di Asia Tenggara.

Lauria juga mencatat ada potensi pergeseran jenis investasi di Vietnam. "Kami akan melihat pergeseran ke investasi yang lebih konservatif," kata Lauria. "Tetapi dengan kumpulan investor yang jauh lebih luas yang sekarang mencari nilai jangka panjang di Asia Tenggara.”

Laporan Google, Temasek, dan Bain & Company mencatat, Vietnam, Indonesia, dan Filipina menjadi pasar yang menarik bagi investor. Namun pertumbuhan pendanaan di Vietnam diperkirakan yang tertinggi, rinciannya sebagai berikut:

Perkiraan pertumbuhan pendanaan ke startup Asia Tenggara
Perkiraan pertumbuhan pendanaan ke startup Asia Tenggara (Google, Temasek, dan Bain & Company)

Sedangkan India kebanjiran investasi dari Cina tahun lalu, berdasarkan data Tracxn. Rinciannya sebagi berikut:

  • 2019: Ada 232 kesepakatan total US$ 6,68 miliar
  • 2020: Ada 225 kesepakatan total US$ 3,95 miliar
  • 2021: Ada 268 kesepakatan total US$ 14,13 miliar

Salah satu pendiri Facebook Eduardo Saverin menilai, potensi pasar India luar biasa. “Meskipun masih beberapa tahun di belakang China,” kata dia dalam diskusi panel di Forbes Global CEO Conference di Singapura, dikutip dari CNBC Internasional, pada September (29/9).

Perusahaan investasi miliknya B Capital menyalurkan sejumlah investasi ke India. “Saya pikir saat pasar terus matang, dan saat Anda memasuki lingkungan ekonomi makro yang lebih baik, ini adalah pasar untuk dipertaruhkan, digabungkan dengan Asia Tenggara,” ujar dia.

Menurutnya, sebagian besar pertumbuhan di India akan datang dari perusahaan teknologi. Oleh karena itu, B Capital merambah pasar ini.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait