Transaksi GoFood Kalah dari GrabFood, Gojek Ungkap Faktanya

Transaksi GrabFood Grab disebut hampir empat kali lipat dibandingkan GoFood Gojek, menurut riset. Gojek pun mengungkapkan sejumlah data.
Lenny Septiani
19 Januari 2023, 16:53
gojek, gofood, grabfood, grab
gojek
Gojek mendistribusikan paket makan gratis kepada mitra pengemudi lewat belasan ribu merchant GoFood.

Transaksi GrabFood Grab di Asia Tenggara hampir empat kali lipat dibandingkan GoFood Gojek selama pandemi corona atau 2020 – 2022, menurut data perusahaan venture building Singapura Momentum Works. Gojek mengungkapkan data-data lain.

Data Momentum Works menunjukkan, nilai transaksi bruto atau GMV GrabFood besutan Grab US$ 22,3 miliar atau sekitar Rp 347 triliun selama pandemi corona atau 2020 – 2022. Sedangkan GoFood Gojek US$ 6 miliar atau setara Rp 93,6 triliun.

Gojek menyebutkan, nilai transaksi online food delivery (OFD) GoFood di Indonesia dan Vietnam meningkat di atas rata-rata industri pesan-antar makanan Asia Tenggara.

“Ini karena pertumbuhan jumlah pelanggan setia dan meningkatnya rata-rata nilai transaksi per pelanggan pada semester II 2022," kata Gojek dalam keterangan resmi, Kamis (19/1).

Rincian data-data yang disampaikan oleh Gojek sebagai berikut:

  • Nilai transaksi GoFood Indonesia dan Vietnam tumbuh lebih dari dua kali lipat dari rata-rata industri pesan-antar makanan di Asia Tenggara
  • Peningkatan proporsi pelanggan setia di Indonesia dari 38% menjadi 52% dari total jumlah pelanggan GoFood
  • Di Vietnam, nilai transaksi meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2021

Director/Head of Food and Indonesia Sales & Ops PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Catherine Hindra Sutjahyo menambahkan, Gojek berpengalaman di bidang pesan-antar makanan selama delapan tahun.

“Kami menganalisis dan memanfaatkan data untuk memetakan kebutuhan setiap pelanggan (personalisasi)," ujarnya. Dengan begitu, diklaim dapat menghadirkan pilihan tepat supaya konsumen semakin loyal.

"Kami juga membantu mitra usaha kuliner GoFood meningkatkan keahlian mengelola bisnis secara berkelanjutan," kata dia. Tujuannya, supaya basis pelanggan setia di GoFood dapat tumbuh dan mendukung bisnis yang sehat tanpa ketergantungan pada promosi.

Catherine pun mengungkapkan strategi GoFood untuk mempercepat profitabilitas, yakni:

  • Memperkuat brand GoFood dengan rekomendasi tepat berbasis teknologi pencarian
  • Mengembangkan teknologi mesin pembelajar atau machine learning untuk alokasi promo yang lebih efektif ke calon pelanggan (potential user), pelanggan baru (new user) maupun pelanggan GoFood (existing user)
  • Meningkatkan efisiensi dari promosi yang dilakukan secara mandiri oleh mitra usaha GoFood (merchant funded promo) untuk meningkatkan pendapatan sekaligus menekan biaya pemasaran
  • Mendorong ekspansi mitra usaha melalui layanan cloud kitchen.

Jumlah Dapur Bersama GoFood meningkat 170% dibandingkan 2021 atau year on year (yoy) menjadi 73 lokasi di 12 kota besar di Indonesia. Sedangkan jumlah mitra usaha kuliner GoFood naik 45% yoy.

Sepanjang 2022, GoFood menerapkan sejumlah inisiatif seperti:

  • Mode Hemat untuk memberikan opsi biaya ongkir lebih terjangkau
  • Meluncurkan menu dengan porsi lebih kecil dengan harga lebih terjangkau
  • Paket berlangganan GoFood PLUS yang penggunaannya naik hampir 60% dibandingkan tahun sebelumnya

Reporter: Lenny Septiani
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait