Dorong Kredit UMKM, Erick Thohir Minta BRI, Pegadaian & PNM Berkongsi

Erick Thohir meminta BRI, Pegadaian dan PMN meningkatkan kredit ke UMKM. Namun, ada peluang ketiganya membentuk subholding.
Image title
26 Februari 2020, 18:10
Dorong Kredit UMKM, menteri bumn Erick Thohir Minta BRI, Pegadaian dan PNM Berkongsi
Ilustrasi, Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) didampingi Wakil Menteri I Budi Gunadi Sadikin (kiri) dan Wakil Menteri II Kartika Wirjoatmodjo (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendorong Bank Rakyat Indonesia (BRI) bersinergi dengan Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM). Hal ini bertujuan meningkatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

"Tidak mungkin KUR kami bebankan ke Bank Mandiri dan Bank Negara Indonesia (BNI), footprint-nya tidak kuat. Tapi BRI sendiri sudah mencapai jangkauan yang luar biasa," kata Menteri BUMN Erick Thohir di kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (26/2).

BRI, Pegadaian dan PMN diminta untuk membangun ekosistem dan bekerja sama mendorong penyaluran KUR ke UMKM. Namun, perusahaan diharapkan berfokus pada bisnis inti masing-masing.

(Baca: Berniat IPO, Pegadaian Masih Terus Mempercantik Diri)

Erick menargetkan, sinergi di antara ketiganya berjalan mulai Juni 2020. Ia optimistis, kolaborasi ini akan membuat BRI semakin besar.

Advertisement

Selain itu, sinergi menghilangkan tumpang tindah (overlapping) dalam menentukan kebijakan. Setiap perusahaan juga memiliki pasar yang lebih jelas. Selama ini, ketiga perusahaan menargetkan pasar yang sama.

(Baca: Pertumbuhan Laba 4 Bank BUMN Melambat)

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BRI Sunarso mengaku masih mengkaji bentuk sinergi dengan kedua BUMN lainnya. Salah satu opsinya, bekerja sama dari sisi operasional, dengan memanfaatkan gerai atau agen memasarkan produk masing-masing perusahaan. 

"Misalnya, Pegadaian punya, BRI punya agen BRIlink, itu bisa digunakan display bahkan jadi outlet untuk memasarkan produk dengan target UMKM," kata Sunarso.

Bahkan, Sunarso mengatakan, ada peluang dibentuknya subholding antara ketiga perusahaan pelat merah itu. Namun, ia enggan berkomentar banyak perihal potensi tersebut. "Yang paling riil, kerja sama operasional," katanya.

(Baca: BRI Tebar Dividen, Pemerintah Kantongi Rp 11,76 Triliun)

Reporter: Ihya Ulum Aldin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait