Harga Saham Tambang dan Agri Anjlok, IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,74%

Saham pertambangan dan agri turun hingga 1,73%. Tanpa sentimen positif, IHSG ditutup terkoreksi.
Image title
20 Januari 2020, 17:15
Harga Saham Tambang dan Agri Anjlok, IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,74%
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Ilustrasi, karyawan mengambil gambar layar pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (27/12/2019).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi 0,74% ke level 6.245 pada penutupan perdagangan hari ini (20/1). Analis menilai, melemahnya indeks karena minim sentimen baik dari dalam negeri maupun global.

Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, data-data makro ekonomi bisa berdampak positif terhadap pasar modal. "Di sisi lain, faktor instabilitas politik dan keamanan di kawasan Timur Tengah turut memberikan tekanan terhadap indeks," katanya, hari ini (20/1).

Pada perdagangan hari ini, nilai transaksi di pasar saham mencapai Rp 6,6 triliun. Nilai tersebut berasal dari 7,92 miliar saham yang ditransaksikan, sebanyak 460 ribu kali. Saham yang menguat mencapai 124, sedangkan 286 lainnya terkoreksi dan 136 stagnan.

(Baca: Saham Tambang dan Agri Berguguran, IHSG Sesi I Turun 0,47%)

Advertisement

Sektor saham yang terkoreksi paling besar yakni pertambangan, 1,73%. Saham dengan kapitalisasi pasarnya seperti PT Adaro Energy Tbk (ADRO), harganya turun 3,04% menjadi Rp 1.435 per lembar. Lalu, harga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menurun 5,36% menjadi Rp 795 per lembar.

Sektor lain yang harga sahamnya melemah yaitu agrikultura, 1,4%. Harga saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun 2,14% menjadi Rp 12.600 per lembar. Lalu, saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) harganya terkoreksi 3,36% menjadi Rp 1.295 per lembar. 

Pada perdagangan hari ini, investor asing menjual saham senilai Rp 667,83 miliar. Rinciannya, jual bersih di pasar reguler Rp297,66 miliar. Lalu, di pasar negosiasi atau tunai senilai Rp 370,17 miliar.

(Baca: IHSG Diramal Naik, Analis Rekomendasikan Saham Perkebunan dan Bank)

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merupakan yang paling banyak dilepas investor asing. Penjualan sahamnya mencapai Rp 388,19 miliar, sehingga harganya turun 0,58% menjadi Rp 34.175 per lembar.

Lalu, penjualan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) senilai Rp 324,48 miliar. Meski begitu, harga sahamnya stagnan di angka Rp 8.250 per lembar.

Bursa-bursa di kawasan Asia lainnya ditutup bervariasi pada hari ini. Hang Seng Index dan Strait Times Index ditutup turun 0,9% dan 0,03%. Sedangkan, Nikkei 225 Index dan Shanghai Composite Index menguat 0,18% dan 0,66%.

(Baca: IHSG Melemah Pekan Ini, Saham BRI & BCA Paling Banyak Diborong Asing)

Reporter: Ihya Ulum Aldin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait