Ditopang Saham Rokok dan Pangan, IHSG Hari Ini Ditutup Naik 0,35%

Analis menilai, sentimen negatif dari konflik AS dan Iran mereda. Saham emiten rokok dan pangan pun menopang penguatan IHSG hari ini.
Image title
7 Januari 2020, 17:36
Ditopang Saham Rokok dan Pangan, IHSG Hari Ini Ditutup Naik 0,35%
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Ilustrasi, Personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berjalan di dekat monitor pergerakan bursa saham saat pembukaan perdagangan saham tahun 2020 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,35% ke level 6.279 pada penutupan perdagangan hari ini (7/1). Saham emiten rokok dan pangan menopang pergerakan IHSG pada hari ini.

Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama menilai, penguatan IHSG didorong oleh meredanya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. AS tidak mengerahkan serangan pada aset-aset strategis Iran di kawasan Timur Tengah.

"Hal itu membuat dana asing masuk (capital inflow) mengalir ke bursa dalam skala global," kata Nafan kepada Katadata.co.id, hari ini (7/1). Pergerakan IHSG pun berbalik dari terkoreksi 0,12% pada sesi pertama, kini ditutup menguat.

Selain itu, menurut dia fundamental makroekonomi domestik inklusif dan berkesinambungan. Hal ini menjadi sentimen positif, sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen dalam negeri.

Advertisement

(Baca: Investor Fokus ke Konflik AS-Iran, IHSG Sesi I Ditutup Turun 0,12%)

Volume perdagangan pada hari ini pun mencapai 6,86 miliar lembar saham. Nilai transaksinya Rp 6,19 triliun, dengan frekuensi 486 ribu kali. Ada 189 saham yang menguat, 210 terkoreksi, dan 155 bergerak stagnan.

Laju positif indeks saat penutupan sejalan dengan kenaikan saham di sektor barang konsumsi (Consumer Goods) yang ditutup naik 1,31%. Saham berkapitalisasi besar seperti PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menguat 4,65% menjadi Rp 2.250 per lembar.

Begitu juga dengan harga saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) yang naik 2,99% menjadi Rp 56.000 per lembar. Harga saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) pun meningkat 2,5% menjadi Rp 8.200 per lembar.

Namun, harga saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) terkoreksi 0,3% menjadi Rp 8.450 per lembar. (Baca: IHSG Diprediksi Kembali Melemah, Berikut Rekomendasi Saham Analis)

Sektor lain yang mendorong kenaikan IHSG pada perdagangan hari ini yaitu sektor Industri Dasar yang ditutup menguat 1,24%. Saham penopangnya yakni PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang naik 6,93% dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) 6,05%.

Investor asing pada perdagangan hari ini melakukan jual dengan nilai bersih Rp 25,88 juta di pasar reguler. Sedangkan di pasar negosiasi dan tunai, asing melakukan beli Rp 71,27 miliar.

Di kawasan Asia lainnya, indeks juga menguat. Nikkei 225 Index meningkat signifikan 1,6%. Lalu, Hang Seng Index menguat 0,34%, Shanghai Composite Index 0,69%, dan Strait Times Index 0,9%.

(Baca: Banyak Sentimen Positif, IHSG Diprediksi Mampu Tembus 6.850 Tahun Ini)

Reporter: Ihya Ulum Aldin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait