IHSG Hari Ini Diprediksi Terkoreksi, Saham Tambang BUMN Direkomendasi

Berdasarkan analisis teknikal, IHSG sudah menyentuh area jenuh jual.
Image title
26 November 2019, 06:10
analis memperkirakan, ihsg terkoreksi hari ini, saham pertambangan bumn direkomendasikan.
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Ilustrasi, pegawai melintas di depan layar pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (25/10/2019).

Analis memperkirakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini (26/11) terkoreksi. Berdasarkan analisis secara teknikal, IHSG bakal melanjutkan pelemahan pada perdagangan kemarin 0,48% ke level 6.070,76.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan, IHSG terkoreksi kemarin karena investor mengkhawatirkan beberapa faktor global dan minimnya sentimen positif.

Berdasarkan analisis teknikal, Dennies memprediksi IHSG hari ini kembali terkoreksi dengan level support 6.023-6.047. Sedangkan area resistance pada rentang 6.100-6.129.

Meski begitu, ia memproyeksikan laju negatif indeks dalam negeri terbatas. "Pelemahan IHSG hari ini diperkirakan terbatas, melihat indikator stochastic mulai menyentuh area jenuh jual," kata Dennies dalam risetnya dikutip Selasa (26/11).

(Baca: IHSG Turun 0,48%, Investor Asing Ramai Lakukan Aksi Jual Saham)

Ia pun merekomendasikan beberapa saham kepada investor pasar modal. Di antaranya Medco International (MEDC), Bukit Asam (PTBA), dan Ace Hardware (ACES).

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi juga memprediksi, IHSG hari ini masih akan tertekan. Meskipun, ada beberapa indikator yang menunjukkan pasar memasuki area jenuh jual.

Ia memperkirakan, IHSG hari ini secara teknikal bergerak pada area support dan resistance di level 6.062 dan 6.170. "Kami perkirakan pergerakan IHSG masih akan bergerak tertekan, mencoba bertahan dan akan kuat di level support," kata Nafi.

Menurut dia, ada beberapa saham yang masih dapat dicermati oleh investor. Di antaranya Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia (LSIP), Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) dan Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM).

(Baca: Investor Pantau Perang Dagang, IHSG Pekan Depan Diprediksi Fluktuatif)

Lalu, Wijaya Karya Beton (WTON), Malindo Feedmill (MAIN), Ultrajaya Milk Industry (ULTJ), Buyung Poetra Sembada (HOKI), Bank Permata (BNLI), Bukit Asam (PTBA), dan Waskita Karya (WSKT).

Hal berbeda disampaikan oleh Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama. Ia memproyeksikan, IHSG hari ini bakal berbalik menguat. "Berdasarkan beberapa indikator, mulai menunjukkan jenuh jual," katanya.

Ia memproyeksikan, IHSG bergerak pada area resistance 6.090,23 hingga 6.115,79. Sedangkan potensi area support pada rentang 6.062,98 hingga 6.047,79.

Sejumlah saham yang ia rekomendasikan seperti Adhi Karya (ADHI) dan Aneka Tambang (ANTM). Lalu Erajaya Swasembada (ERAA), Indo Tambangraya Megah (ITMG), Perusahaan Gas Negara (PGAS), Surya Citra Media (SCMA), dan Summarecon Agung (SMRA).

(Baca: Investor Pantau Perang Dagang, IHSG Pekan Depan Diprediksi Fluktuatif)

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Video Pilihan

Artikel Terkait