IHSG Hari ini Diramal Terkoreksi, Saham Rokok Direkomendasikan

Saham produsen rokok, bank hingga infrastruktur direkomendasikan pada perdagangan hari ini.
Image title
4 September 2019, 06:54
ihsg hari ini diprediksi terkoreksi
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi, seorang pekerja melintas di layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Sudirman, Jakarta Pusat (08/08). Beberapa analis memperkirakan IHSG masih terkoreksi pada hari ini.

Beberapa analis memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini (4/9) kembali terkoreksi secara teknikal. Namun, saham rokok hingga bank direkomendasikan.

Pada perdagangan kemarin, IHSG turun 0,46% menjadi 6.261,59. Analis Binaarta Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama menyebutkan, IHSG hari ini berpotensi terkoreksi secara wajar. "Pergerakan IHSG hari ini berpeluang menuju ke level support terdekat," kata dia dalam risetnya yang diterima Katadata.co.id, kemarin malam (3/9).

Level support pertama maupun kedua IHSG hari ini berada pada rentang 6.214,51 hingga 6.153,64. Untuk resistance pertama dan kedua di sekitar 6.305,70 hingga 6.340,18.

Nafan pun merekomendasikan enam saham pada perdagangan hari ini. Di antaranya Astra International (ASII), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Gudang Garam (GGRM), Japfa Comfeed Indonesia (JPFA), Waskita Beton Precast (WSBP), dan Waskita Karya (WSKT).

(Baca: Tertekan Perang Dagang, IHSG Diproyeksi Terkoreksi)

Hal senada disampaikan oleh Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi. Ia memperkirakan, IHSG hari ini dproyeksi kembali mengalami tekanan. Level support pergerakan IHSG hari ini pada rentang 6.210-6.300.

Advertisement

Ia menyebutkan, ada delapan saham yang patut menjadi perhatian pada perdagangan hari ini. Di antaranya, Gudang Garam, HM Sampoerna (HMSP), Kalbe Farma (KLBF), Bank Tabungan Negara (BBTN), Bank Permata (BNLI), Matahari Department Store (LPPF), Summarecon Agung (SMRA), dan Adaro Energy (ADRO).

Sedangkan Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan, pergerakan IHSG hingga saat ini masih menunjukkan pola gerak konsolidasi. Maka, momentum koreksi wajar masih dapat terus dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan pembelian.

"Mengingat pola up trend jangka panjang masih terlihat dalam pergerakan IHSG. IHSG hari ini berpotensi menguat," kata William, yang memperkirakan IHSG hari ini bergerak di level 6.187-6.372 dalam risetnya.

Ada sembilan saham yang direkomendasikan William. Di antaranya Gudang Garam, HM Sampoerna, Astra International (ASII), Bank Negara Indonesia (BBNI), Bank Central Asia (BBCA), Ciputra Development (CTRA), Summarecon Agung (SMRA), Kalbe Farma (KLBF), dan Jasa Marga (JSMR).

(Baca: IHSG Turun 0,6% Karena Perang Dagang, Sektor Tambang Jadi Penolong)


 

Reporter: Ihya Ulum Aldin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait