2 Karyawan Telkomsel Meninggal karena Covid-19 dan 8 Orang Terinfeksi

Karyawan yang terinfeksi virus corona tengah diisolasi. Telkomsel juga mengawasi pegawai yang masuk daftar PDP dan ODP.
Image title
21 April 2020, 14:06
2 Karyawan Telkomsel Meninggal karena Covid-19 dan 8 Orang Terinfeksi
Ilustrasi Telkomsel

Perusahaan telekomunikasi, Telkomsel menyampaikan dua karyawannya meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19. Saat ini, ada delapan pegawai juga dinyatakan positif virus corona dan menjalani isolasi.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengaku, perusahaan sudah menerapkan beberapa langkah guna meminimalkan penularan virus corona. "Semua upaya sudah kami lakukan," ujar dia saat video conference, Selasa (21/4). 

Karyawan yang dinyatakan positif itu kemudian diisolasi di rumah sakit dan ruangan isolasi milik perusahaan. "Untuk setiap karyawan yang positif, kami cek seluruh rekan kerjanya yang bertemu dengan yang bersangkutan 14 hari terakhir," kata dia.

Perusahaan pun mencatat, ada beberapa karyawan yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pengawasan (ODP). (Baca: WeWork dan Nokia Bantah Karyawannya di RI Terduga Virus Corona)

Advertisement

Perusahaan juga mengawasi keluarga pegawai yang meninggal akibat Covid-19, terkait risiko tertular. Mereka juga sudah mendapat bantuan dari Telkomsel.

Setyanto mengatakan, perusahaan telah mengaktifkan sistem business continuity plan sejak Januari. Protokol kesehatan dijalankan perusahaan dalam upaya mencegah penularan virus corona.

"Contohnya kami sudah setop perjalanan. Kami terapkan 100% work from home. Kami menyediakan bantuan kesehatan buat karyawan Telkomsel yang terpaksa  masuk kerja," kata dia. 

Perusahaan juga melakukan disinfeksi kantor sejak 17 Maret lalu. Layanan yang masih buka pun dilakukan proteksi antrian untuk jaga jarak (physical distancing).

(Baca: Tambahan 185 Kasus Positif Corona di RI, Terendah dalam 15 Hari)

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait