Pekerja Indonesia Siap Bekerja Jarak Jauh: Survei

Survei yang dilakukan oleh Dell Technologies melalui Lembaga riset Kantar menemukan bahwa 8 dari 10 pekerja Indonesia siap untuk bekerja jarak jauh dalam waktu yang lama.
Image title
Oleh Dicky Christanto W.D - Tim Publikasi Katadata
23 Agustus 2021, 10:27

Pekerja Indonesia siap untuk bekerja dari jarak jauh, sebagai bagian dari bergesernya pola hidup akibat pandemi. Akan tetapi, para pekerja ini juga membutuhkan dukungan untuk bisa bekerja lebih optimal dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara hidup pribadi dan hidup profesional mereka, demikianlah salah satu hasil survei yang dilakukan oleh Dell Technologies melalui lembaga riset global Kantar pada tahun lalu.

Survei dilakukan tahun lalu dengan mewawancarai lebih dari 7.000 pekerja dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik dan Jepang, yang 1.030 diantaranya merupakan pekerja dari Indonesia. Hasil survei ini menemukan bahwa setidaknya 8 dari 10 orang pekerja Indonesia menyatakan mereka telah siap untuk bekerja jarak jauh dalam waktu yang lama.

Akan tetapi, para pekerja juga menyimpan kekhawatiran, khususnya perihal makin terkikisnya batas tegas antara kehidupan profesional dan personal mereka. 33 persen pekerja menyatakan bahwa kehidupan personal mampu menjadi penyeimbang bagi mereka dalam bekerja.

Para pekerja juga berharap perusahaan tempat mereka bekerja saat ini dapat menyediakan fasilitas lebih untuk mendukung pekerjaan mereka. Dari temuan survei, 55 persen karyawan merasa membutuhkan sesi latihan dan pengembangan diri, sementara 42 persen responden menyatakan bahwa dukungan teknologi yang paling dibutuhkan oleh pekerja dalam bekerja jarak jauh adalah perangkat kerja/produktifitas.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.