Ethereum dan Dogecoin Melesat, Mengapa Harga Bitcoin Justru Turun?

Sorta Tobing
5 Mei 2021, 18:44
bitcoin, ethereum, dogecoin, mata uang kripto, cryptocurrency
123rf.com/traviswolfe
Ilustrasi. Mata uang kripto ethereum dan dogecoin mencetak rekor, tapi bitcoin terus menurun.

Mata uang kripto ethereum mencetak harga tertingginya kemarin, Selasa (4/5), ke Rp 52,5 juta. Cryptocurrency ini nilainya meningkat lima kali lipat sejak awal tahun. Secara tahunan, ethereum naik hingga ribuan persen. Harganya pada Mei 2020 hanya Rp 3,5 juta. 

CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan kenaikannya dipicu para developer (pengembang) yang menyambut jaringan baru ethereum. Uang kripto ini melakukan pembaruan ke Ethereum 2.0 untuk menyelesaikan permasalahan yang kerap terjadi. 

Advertisement

“Para developer DeFi (decentralized finance atau keuangan terdesentralisasi) menyambut perubahan jaringan yang lebih cepat dan lebih murah,” kata Oscar, dalam keterangan tertulisnya hari ini. 

Dalam versi terbaru ethereum akan ada fitur yang sudah lama ditunggu, yaitu sharding. Fitur ini memperluas kapasitas mata uang kripto untuk memproses transaksi dengan membagi basis data menjadi 64 blockchain mini baru. Inilah yang akan mengatasi kemacetan di jaringan blockchain.

Blockchain ibarat buku besar digital yang terdistribusi ke seluruh pengguna mata uang kripto untuk mencatat semua transaksi. Sistem terdesentralisasi ini membuat semua pemegang cryptocurrency memiliki salinan identik dari buku besar blockchain.

Nah, orang yang disebut penambang memakai komputernya untuk memecahkan persamaan matematika yang kompleks, lalu memproses transaksi dan mencatatnya di blockchain. Sebagai imbalannya, penambang mendapatkan uang kripto yang kemudian dapat mereka pegang atau jual di pasar terbuka.

Kenaikan harga ethereum juga terjadi karena banyak pengguna sistem pelelangan non-fungible token (NFT alias token yang tidak dapat ditukar). Sistem ini memudahkan para pekerja seni, seperti animator, fotografer, dan developer, menjual karyanya secara lelang.

NFT banyak memakai jaringan blockchain ethereum dan pembayaran lelangnya juga memakai toket tersebut. “Ethereum adalah wadah bagi DeFi dan NFT. Keduanya sedang hype sehingga harga ethereum pun naik,” ujar Oscar.

Pembaruan ethereum atau EIP-1559 akan terjadi pada pertengahan tahun ini. Potensi harganya pun masih terbuka di masa depan.

Bulan lalu, Bank Investasi Eropa (EIB) mengatakan telah menerbitkan obligasi digital pertamanya pada blockchain publik menggunakan ethereum.“Level tertinggi saat ini menghidupkan kembali sentimen ambisius ethereum yang dapat membalikkan bitcoin waktu dekat,” kata Konstantin Anissimov, Direktur Eksekutif CEX.IO, dikutip dari Coindesk

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement