Ahli IT Ungkap Ciri Ponsel Rentan Disusupi Malware Virus Corona

Cindy Mutia Annur
7 Februari 2020, 19:14
Ahli IT Ungkap Ciri Ponsel Rentan Disusupi Malware Virus Corona
123RF.com/rawpixel
Ilustrasi keamanan internet.

Virus corona disalahgunakan oleh beberapa oknum untuk memasukkan malware ke perangkat mobile. Pakar informasi dan teknologi (IT) mengungkapkan celah masuknya malware ke ponsel maupun komputer.

Spesialis Keamanan Teknologi Vaksincom Alfons Tanujaya mengatakan, pada dasarnya pelaku selalu mencari cara untuk menyebarkan malware. Kali ini, oknum memanfaatkan kekhawatiran masyarakat terkait virus corona.

Advertisement

Mereka menyisipkan malware pada file berupa dokumen pdf, docx, mp4, dan lainnya yang memuat konten virus corona. Sebab, masyarakat terus memperbarui informasi terkait wabah tersebut.

Jika pengguna mengeklik tautan atau file tersebut, maka malware dapat menyusupi perangkat. “Mereka berusaha mencari tema-tema menarik,” kata Alfons kepada Katadata.co.id, Jumat (7/2).

Karena itu, ia mengimbau pengguna tidak membuka tautan mencurigakan baik melalui email, WhatsApp hingga SMS. Selain itu, pengguna sebaiknya tidak menginstal ataupun menjalankan aplikasi atau program tertentu di luar PlayStore atau AppStore.

(Baca: Kominfo Minta Pengguna Gawai Waspadai Peredaran Malware Virus Corona)

Ponsel yang aplikasinya jarang diperbarui juga rentan disusupi malware. Karena itu, pengguna diimbau mengunduh antivirus dan memperbarui aplikasi secara berkala. "Harus dipastikan aplikasi yang digunakan yakni versi terakhir dengan otomatis perbarui,” katanya.

Pelaku bisa mencuri data pengguna, jika malware sudah masuk ke perangkat. Informasi yang dicuri berupa username hingga password layanan keuangan seperti internet banking.

Bahkan, oknum tersebut dapat mengunjungi malware lain lewat perangkat milik pengguna yang telah disusupi. "Pelaku bisa mengunduh malware lain (dari perangkat pengguna),” ujarnya.

Halaman:
Reporter: Cindy Mutia Annur
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement