Kacamata Ray-Ban Meta Dirilis: Ambil Foto hingga Telepon Lewat Jentikan Jari
Ray-Ban Meta Gen 2 resmi dirilis, lengkap dengan Neural Band. Perangkat ini memungkinkan pengguna mengambil gambar, merekam video hingga menelepon hanya lewat jentikan jari.
“Hari ini, kami dengan bangga mempersembahkan Ray-Ban Meta (Gen 2), yang mempertahankan semua fitur yang Anda sukai, tetapi dengan beberapa penyempurnaan utama,” kata Meta dalam keterangan pers, Rabu (17/9).
Meta menambahkan perekaman video 3K Ultra HD ke Ray-Ban Meta (Gen2) untuk hasil yang lebih tajam dan HDR ultrawide, serta hingga 60 bingkai per detik.
“Dan akhir musim gugur ini, perekaman tanpa sentuhan tangan akan ditingkatkan di semua kacamata AI kami dengan dua pengaturan perekaman baru: hyperlapse dan gerakan lambat,” kata Meta.
Induk Instagram itu juga memperkenalkan fitur baru ‘Conversation Focus’, dengan speaker telinga terbuka pada kacamata untuk memperkuat suara lawan bicara, membantu dalam membedakannya dari kebisingan latar belakang di kafe dan restoran, taman, dan tempat ramai lainnya.
“Fitur ini akan segera tersedia sebagai pembaruan perangkat lunak pada kacamata Ray-Ban Meta dan Oakley Meta HSTN,” Meta menambahkan.
Induk Facebook itu juga memperluas layanan terjemahan langsung untuk mendukung bahasa Jerman dan Portugis. “Nantinya, pengguna akan dapat melakukan percakapan bolak-balik antara enam bahasa, bahkan saat dalam mode pesawat, asalkan telah mengunduh paket bahasanya terlebih dahulu,” ujar Meta.
Spesifikasi Ray-Ban Meta Gen 2
| Fitur | Deskripsi | |
| Battery life yang diperpanjang | Hingga 8 jam penggunaan tipikal per charge. | |
| Case pengisian tambahan | Ada casing pengisian yang bisa memberikan tambahan ± 48 jam penggunaan saat on-the-go. | |
| Pengisian cepat | Bisa mengisi hingga 50% dalam 20 menit. | |
| Video capture 3K Ultra HD | Mengambil video dengan resolusi tinggi, HDR ultrawide, hingga 60 frame per detik. | |
| Fitur baru lewat perangkat lunak (Meta AI, Live Translation, Conversation Focus, etc.) | Live translation mendukung tambahan bahasa seperti Jerman dan Portugis.Conversation Focus: fitur yang memperjelas suara orang yang diajak bicara di lingkungan bising.Fitur AI lainnya: kemampuan video, foto, dan asistensi berbasis suara dan konteks. | |
| Layar internal (heads-up display) | Proyeksi layar kecil pada bagian dalam lensa kanan, menampilkan teks, notifikasi, panggilan video, navigasi, dsb. Tidak terlihat dari luar. | |
| Lensa Transitions® | Bisa menyesuaikan sendiri untuk dalam dan luar ruangan, siang dan malam. | |
| Neural Band | Gelang yang mendeteksi sinyal listrik otot (EMG) dari pergelangan tangan untuk kontrol gestur tangan—misal swipe, pinch, rotate, dll. Gelang mampu mendeteksi gerakan bahkan sebelum terlihat. | |
| Kontrol musik & interaksi | Via tangan atau gestur: geser, putar volume dengan rotasi pergelangan, kontrol melalui gesture. | |
| Desain & pilihan warna | Dua warna (Black dan Sand), lensa Transitions, ukuran gelang tersedia dalam beberapa pilihan. | |
Harga Kacamata Pintar Ray-Ban Meta Gen 2
Sebelumnya, Ray-Ban Meta tidak mempunyai tampilan visual atau display yang muncul di lensa kacamata. Kini, pengguna bisa melihat langsung konten yang dilihat di Instagram hingga TikTok maupun isi percakapan di WhatsApp lewat layar yang akan muncul saat memakai kacamata ini.
Selain itu, Neural Band yang mendeteksi sinyal otot pergelangan tangan, memungkinkan pengguna melakukan berbagai aktivitas lewat Ray-Ban Meta tanpa menyentuh kacamata langsung atau menggunakan suara. Biasanya, kacamata pintar menggunakan touchpad atau suara untuk perintah.
Ray-Ban Meta Gen 2 akan tersedia di Amerika Serikat pada 30 September dan dibanderol US$ 799 atau Rp 13,2 juta (kurs Rp 16.530 per US$). Kacamata pintar ini bakal diluncurkan di beberapa negara lain pada 2026.
