Apple Diramal Tunda Peluncuran iPhone Lipat, Tak Berbarengan dengan iPhone 18
Uji coba rekayasa iPhone lipat pertama mundur. Hal ini dapat menyebabkan penundaan jadwal produksi massal dan pengiriman produk.
Masalah pengembangan rekayasa dapat menunda pengiriman pertama iPhone lipat selama berbulan-bulan dalam skenario terburuk, menurut laporan Nikkei.
"Memang benar bahwa lebih banyak masalah daripada yang diperkirakan, dan muncul selama fase produksi uji awal. Waktu tambahan akan dibutuhkan untuk menyelesaikannya dan melakukan penyesuaian yang diperlukan," menurut laporan Nikkei Asia, mengutip satu sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Namun, Bloomberg News melaporkan pada Selasa (7/4) bahwa Apple tetap sesuai rencana untuk merilis iPhone lipat pertamanya pada September, bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Waktu peluncurannya belum final, karena masih hampir enam bulan lagi dan produksi belum sepenuhnya meningkat, menurut laporan Bloomberg, yang mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.
Apple tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai laporan tersebut, menurut laporan Reuters.
Sementara itu, harga saham Apple turun 2,7% dalam perdagangan Selasa sore (7/4). Sahamnya sempat turun hingga 5,1% pada hari itu.
Nikkei Asia melaporkan pada Januari bahwa Apple akan berfokus pada peluncuran iPhone lipat pertamanya dan dua model non-lipat dengan kamera yang ditingkatkan dan layar yang lebih besar untuk peluncuran unggulan pada paruh kedua 2026.
Sebelumnya, lembaga keuangan dunia JP Morgan memperkirakan hargan iPhone lipat dibanderol US$ 1.999 atau Rp 32,5 juta (kurs Rp 16.290 per US$).
Analis JP Morgan, Samik Chatterjee mengatakan Apple diperkirakan meluncurkan iPhone lipat pertamanya yang menampilkan lipatan bergaya buku yang mirip dengan seri Galaxy Z Fold milik Samsung.
"Jika iPhone Fold benar-benar hadir pada September 2026, kemungkinan besar bakal menghadapi persaingan yang lebih ketat, karena kami perkirakan Samsung telah meluncurkan Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8, dan Google telah mengumumkan Pixel 11 Pro Fold sebelum September," demikian isi laporan analis JP Morgan dikutip dari CNBC Internasional pada Agustus 2025.
Analis ponsel Ming-Chi Kuo dan Ross Young juga mengonfirmasi bahwa Apple membuat HP lipat dengan konsep seperti membuka dan menutup buku alias fold, bukan flip.
Kuo menyebutkan Apple menargetkan ukuran layar saat dibuka antara 7,5 dan 7,8 inci, sementara layar eksternal diperkirakan sekitar 5,5 inci.
Kamera belakang akan dilengkapi dengan pengaturan lensa ganda, dengan satu kamera saat gawai dilipat.
Ketebalannya 9 – 9,5 milimeter saat dilipat, atau 4,5 – 4,8 milimeter ketika dibuka. Engselnya akan menggabungkan baja tahan karat dan titanium, sedangkan bodinya menggunakan titanium.
iPhone lipat disebut-sebut akan menggunakan sel baterai berdensitas tinggi yang sama seperti iPhone 17 Slim. Selain itu, gadget ini bakal berbasis AI.
Cip yang digunakan diperkirakan generasi terbaru dari A20, atau A21 Pro jika Apple mengikuti siklus rilis yang biasa.
Soal layar, Apple diduga akan menggunakan panel ProMotion OLED 120Hz di bagian dalam, yang dipasok oleh Samsung. Apple tampaknya lebih memilih Touch ID pada tombol daya daripada menambahkan modul Face ID ganda.
Apple diprediksi membatasi produksi hingga 2027, karena kompleksitas iPhone lipat generasi pertama. Pasokannya diproyeksikan tiga sampai lima juta tahun depan. Sementara model generasi kedua diperkirakan 20 juta pada 2027.
