Tarif Ojek Online Jabodetabek Naik, YLKI Minta Konsumen Dapat Masker

Fahmi Ahmad Burhan
10 Maret 2020, 13:30
Tarif Ojek Online Jabodetabek Naik, YLKI Minta Konsumen Dapat Masker
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Ilustrasi, ojek online melintasi Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).

Tarif ojek online di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) naik mulai pekan depan. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) berharap, layanan aplikator seperti Gojek dan Grab juga meningkat. Salah satunya kembali memberikan masker kepada konsumen.

Masker kesehatan dinilai menjadi kebutuhan konsumen baik mitra pengemudi maupun penumpang, di tengah mewabahnya virus corona. “Sekarang (masker) tidak ada lagi,” kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi di kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta, Selasa (10/3).

Pemberian masker kesehatan, terutama saat virus corona mewabah merupakan salah satu upaya meningkatkan pelayanan. Sebab, hal ini terkait kenyamanan dan keamanan pengguna.

(Baca: Sah, Tarif Ojek Online Naik Rp 150-Rp 250 per KM Mulai Pekan Depan)

Apalagi, dua pengemudi ojek online di Batam berada di bawah pengawasan dinas kesehatan terkait virus corona. Sebab, keduanya sempat kontak dengan ‘suspect’ penderita covid-19.

Selain itu, penutup kepala dan jas hujan perlu disediakan. "Ini penting karena roda dua angkutan yang tidak safety, tidak layak untuk jadi angkutan umum. Makanya harus dibekali perlindungan konsumen," kata Tulus. 

Aplikator juga dinilai perlu memperhatikan keamanan layanan. Berdasarkan data kepolisian, kecelakaan lalu lintas 70% terjadi pada pengendara sepeda motor. Bahkan, sekitar 30 ribu orang meninggal dunia karena kecelakaan sepeda motor per tahun.

Halaman:
Reporter: Fahmi Ahmad Burhan

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...