Sentimen Zombi Unicorn di AS Berpengaruh ke Startup Indonesia?

Fahmi Ahmad Burhan
12 Mei 2022, 16:32
startup, unicorn, zombi unicorn, silicon valley, amerika,
Katadata
Diskusi Katadata Forum dengan tema "Transformasi Indonesia Menuju Raksasa Ekonomi Digital" di Jakarta, pada 2018.

Perusahaan teknologi di Silicon Valley, Amerika Serikat (AS) mencatatkan penurunan harga saham dan melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK karyawan. Beberapa di antaranya bahkan disebut zombi unicorn. Investor dari kalangan modal ventura menilai, sentimen ini bisa saja berpengaruh ke startup Indonesia.

Silicon Valley merupakan pusat inovasi di Amerika yang mencetak banyak perusahaan teknologi raksasa seperti Apple, Facebook, Google, Netflix, Tesla, Twitter hingga Yahoo. Letaknya di selatan San Francisco, California, AS. Wilayah ini menampung sekitar 2.000 perusahaan teknologi.

Advertisement

Co-Founder sekaligus Managing Partner di Ideosource dan Gayo Capital Edward Ismawan mengatakan, perusahaan teknologi di Silicon Valley mengalami masa terburuk karena sejumlah faktor. Salah satunya, perusahaan tidak bisa tumbuh atau bertahan di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda.

Kemudian, kebijakan Bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed) yang menaikkan suku bunga acuan. Selain itu, kondisi geopolitik seperti konflik Rusia dan Ukraina yang meningkatkan kekhawatiran investor.

Menurutnya, faktor-faktor negatif tersebut bisa saja menimpa startup di Indonesia. "Sentimen bisa berpengaruh ke startup Indonesia, namun itu mungkin sesaat dan tergantung situasi," kata Edward kepada Katadata.co.id, Kamis (12/5).

Ia mengatakan, investor global yang berencana berinvestasi ke startup Indonesia pun bisa saja berpikir ulang melihat kondisi tersebut. Apalagi, menurutnya investor startup saat ini mengamati situasi pasar modal.

"Ini sangat berpengaruh juga ke sentimen di Indonesia," katanya.

Meski begitu, investor akan tetap melihat fundamental startup dan potensi pasar yang masih menjanjikan. Fundamental perusahaan rintisan dilihat dari besarnya pasar, pangsa pasar, dan lintasan pertumbuhan.

Sebelumnya, sejumlah perusahaan teknologi di Silicon Valley, AS mencatatkan kinerja buruk dan disebut zombie unicorn. Frasa zombi unicorn merujuk pada perusahaan rintisan bernilai tinggi tetapi goyah dan membutuhkan investor baru untuk menyelamatkan bisnis mereka.

Halaman:
Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement