Apple Akuisisi Startup AI Israel yang Bisa Baca Gerakan Wajah
Apple mengakuisisi startup kecerdasan buatan Israel, Q.ai. Perusahaan rintisan ini mengembangkan teknologi untuk membaca gerakan wajah dan memahami komunikasi tanpa suara.
Startup yang berbasis di Israel itu didirikan oleh Aviad Maizels, salah satu pencipta perusahaan rintisan yang diakuisisi Apple satu dekade lalu untuk mengembangkan Face ID. Teknologi baru ini dapat membantu Apple meningkatkan produk audio dan fitur AI seperti Siri.
“Kami sangat senang mengakuisisi perusahaan ini, dengan Aviad sebagai pemimpinnya, dan bahkan lebih bersemangat untuk apa yang akan datang,” kata Wakil Presiden Senior Teknologi Perangkat Keras Apple Johny Srouji dikutip dari Reuters, Sabtu (31/1). Srouji memimpin pengembangan cip Apple.
Johny Srouji mengatakan kepada YNet News bahwa Q.ai adalah perusahaan yang mempelopori cara-cara baru dan kreatif untuk menggunakan teknologi pencitraan dan mesin pembelajaran. "Apple bahkan lebih bersemangat tentang apa yang akan terjadi di masa depan," kata dia.
Teknologi dari Q.ai dapat memahami komunikasi tanpa suara dengan menganalisis gerakan otot wajah seseorang saat mereka berbicara, sebagaimana dikutip dari Bloomberg.
PitchBook dalam laman resmi menyebutkan startup AI Israel itu didukung oleh investor termasuk Google Ventures, Kleiner Perkins dan Spark Capital. Q.ai disebut sedang mengerjakan 'teknologi peningkatan komunikasi'.
Dikutip dari CNBC Internasional, AirPods Apple telah ditingkatkan dengan AI dalam beberapa tahun terakhir, termasuk fitur terjemahan langsung dan peredam kebisingan cerdas yang dapat mendeteksi kapan pengguna sedang berbicara.
Beberapa investor menyerukan agar Apple melakukan akuisisi besar di bidang AI, karena perusahaan-perusahaan raksasa lainnya menginvestasikan banyak uang ke dalam model-model mutakhir dan infrastruktur untuk menjalankannya. Sementara itu, produk-produk Apple, seperti Siri yang lebih personal dan dapat menggunakan aplikasi, mengalami penundaan.
Apple lebih sering membeli perusahaan-perusahaan kecil dengan teknologi spesifik yang dapat diintegrasikan ke dalam produk-produknya. Apple juga mengumumkan kesepakatan dengan Google awal bulan ini untuk menggunakan model Gemini mereka sebagai penggerak beberapa fitur Apple Intelligence.
“Kami sangat terbuka terhadap merger dan akuisisi yang mempercepat peta jalan kami,” kata CEO Apple Tim Cook, pada Juli .
PrimeSense, perusahaan rintisan Maizel sebelumnya, mengembangkan teknologi yang memungkinkan sensor untuk mendeteksi jarak antar objek, dan diintegrasikan ke dalam sensor Face ID Apple mulai 2017.
Langkah Apple mengakuisisi perusahaan rintisan asal Israel menambah daftar raksasa teknologi membeli startup AI belakangan ini.
