Gagal Akuisisi Warner Bros, Netflix Beli Startup Film AI Milik Ben Affleck

Desy Setyowati
10 Maret 2026, 13:34
Netflix akuisisi startup film AI, Ben Affleck,
Unsplash
Film Netflix Tayang November 2025
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Netflix membeli studio AI milik aktor Ben Affleck, InterPositive, setelah gagal mengakuisisi Warner Bros. 

Bulan lalu, Netflix menarik diri dari persaingan sengit untuk mengakuisisi studio dan aset streaming Warner Bros Discovery setelah tawaran saingan dari Paramount Skydance dianggap lebih unggul. Netflix menawarkan US$ 82,7 miliar.

“Kami percaya bahwa alat-alat baru seharusnya memperluas kebebasan kreatif, bukan membatasinya atau menggantikan pekerjaan para penulis, sutradara, aktor, dan kru," kata Kepala Bagian Konten Netflix Bela Bajaria soal akuisisi InterPositive, dikutip dari The Guardian, akhir pekan lalu (7/3).

Ben Affleck, yang menyutradarai film Argo yang memenangkan Oscar, mendirikan InterPositive pada 2022 dengan menciptakan model AI yang dilatih untuk memahami logika visual dan konsistensi editorial, sambil mempertahankan aturan sinematik di bawah tantangan produksi dunia nyata seperti adegan yang hilang atau pencahayaan yang salah.

“Kami menyertakan batasan untuk melindungi niat kreatif, sehingga alat-alat tersebut dirancang untuk eksplorasi yang bertanggung jawab sambil tetap memberikan kebebasan pengambilan keputusan kreatif kepada para seniman,” kata Ben Affleck.

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Ben Affleck akan bergabung dengan Netflix sebagai penasihat senior.

Aktor, sutradara, produser, dan penulis skenario peraih Oscar itu awalnya meremehkan kemampuan kreatif AI. Namun ia berubah pikiran. Ketika pertama kali mengenal teknologi AI untuk film, ia menilai akal imitasi bisa menjadi inovasi yang benar-benar bermakna.

Ben Affleck mengatakan bahwa InterPositive tidak menyediakan alat pembuatan video seperti Veo3 milik Google atau Sora milik OpenAI. "Ini bukan tentang memberikan petunjuk teks (prompt) atau menghasilkan sesuatu dari ketiadaan, tetapi lebih membantu dalam proses pasca-produksi," kata dia.

Menurut Ben Affleck, perangkat lunak InterPositive dilatih menggunakan rekaman atau cuplikan harian dari produksi film atau TV itu sendiri. Kecerdasan buatan ini menangani masalah seperti penataan ulang adegan, penyesuaian pencahayaan yang salah, dan pelepasan kabel dari pemeran pengganti.

Industri media semakin terbuka terhadap gagasan penggunaan AI untuk konten dan penceritaan, perubahan signifikan dari kekhawatiran Hollywood sebelumnya tentang teknologi yang mengancam pekerjaan kreatif dan hak kekayaan intelektual.

Akhir tahun lalu, Disney mengumumkan rencana untuk mengizinkan OpenAI menggunakan karakter dari waralaba Star Wars, Pixar, dan Marvel milik perusahaan media dan hiburan tersebut dalam generator video AI Sora.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...